Advetorial

Advertorial: Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Buka KKN Kebangsaan 2018

foto: istimewa

Bandar Lampung, Lintasberita-  Ketua MPR RI Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM membuka KKN Kebangsaan tahun 2018, di Gedung Bagas Raya, Bandar Lampung, Senin (23/7).

Tampak sejumlah pejabat pun hadir, diantaranya, Staf Ahli Bidang Pendidikan mewakili Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Mohammad Nasir, Ph, D.Ak, Kepala Dinas Pendidikan Sulpakar, MM mewakili Gubernur Lampung, Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari seluruh Indonesia, Panglima TNI Lanal Lampung, Korem 043 Garuda Hitam.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Lampung Hasriadi Mat Akin mengatakan, bahwa melalui KKN dapat menanamkan empati dan kepekaan sosial terhadap kehidupan masyarakat. Meningkatkan keterampilan berpikir lintas bidang mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

“Wawasan karakter memacu pendorong semangat nasional masyarakat. KKN Kebangsaan melalui semangat nasionalisme sebagai ajang mengikat persaudaraan antar mahasiswa dan Menanamkan jiwa nilai kemandirian kebersamaan etos kerja,” paparnya.

Dikatakannya bahwa, KKN Kebangsaan memperkenalkan potensi wilayah lebih bermanfaat, khususnya Provinsi Lampung sebagai tuan rumah.

Diketahui, peserta KKN berasal dari mahasiswa terbaik 55 PTN di Indonesia yang berjumlah 641 mahasiswa, yang akan ditempatkan di Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Timur, dan Kabuparen Tulangbawang Barat, dan akan belajar mulai dari tanggal 26 Juli – 25 Agustus 2018.

“KKN merupakan kolaborasi dari sabang sampai merauke. Lampung dipilih karena merupakan perwujudan dari Indonesia mini,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Sulpakar, MM mewakili Gubernur menyampaikan, mahasiswa diminta terus bekerja keras dan memahamai akan pentingnya nilai kebangsaan tanpa terkecuali, baik sosialisasi maupun dialog teknis.

“KKN mampu meningkatkan kesadaran tentang pemahaman mengenai nilai kebangsaan atas kemajuan Provinsi Lampung. KKN sebagai wadah candra dimuka berperan nyata untuk masyarakat dan agen perubahan persatuan dan kesatuan masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menjaga nama baik dari keluarga, almamater asal perguruan tinggi. Dan menjaga ketertiban serta keamanan bersama,” ujar Sulpakar.

Lanjut dia, KKN sebagai kegiatan wajib di seluruh PTN guna mengimplementasi ilmu untuk menyelesaikan masalah di masyarakat. Diharapkan mahasiswa dapat menanamkan empati kepekaan sosial permasalahan sosial masyarakat. Bermuara pada nasionalisme mampu mengasah keterampilan berpikir dari lintas ilmu.

“Hasil dari KKN akan ada blue print pemecah masalah di masyarakat dan mahasiswa memiliki nalar kreatif serta kritis dan problem solving,” ucap Staff Ahli Bidang Pendidikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. (adv)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

44 − = 41