oleh

“Aneh” Pemusnahan Barang Bukti Rp7 Miliar Bea Cukai

lintasberita.id- Pemusnahan barang bukti milik negara berupa MMEA (Minuman Mengandung Etil Alkohol) dan hasil tembakau yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah (DJBC) Sumatera Bagian Barat bernilai fantastis yakni mencapai Rp7 miliar.

Namun, saat pemusnahan yang berlangsung di lokasi pergudangan penyimpanan barang bukti milik kantor Bea dan Cukai yang berada di jalan Yos Sudarso, Bumi Waras, Panjang Bandar Lapung Kamis (31/10/2019) itu, terlihat barang bukti yang dimusnahkan seolah tidak mewakili nilai barang yang mencapai Rp7 miliar.

Pemusnahan yang dilakukan dan disaksikan oleh unsur TNI -Polri, Kejaksaan, maupun pihak terkait, yakni dilakukan dengan cara di bakar dan dihancurkan dengan Tandem roller (Slender aspal). Rokok berbagai merk diletakan di sebuah terpal biru, kemudian digiling dengan Tandem roller sembari memecahkan beberapa botol minuman keras yang dilemparkan ke roda Tandem roller.

Tidak hanya itu saja, pembakaran sebagian rokok di dalam tong warna biru terlihat tidak efektif, lantaran pembakaran yang dilakukan dengan waktu yang tidak terlalu lama. Usai pejabat masuk untuk dilakukan sesi wawancara dengan wartawan, petugas dengan cepat lagsung memadamkan api dengan cara disemprot menggunakan air. Terlihat dilokasi masih banyak rokok yang tidak dibakar dan berserakan. Api pun langsung padam akibat semprotan air oleh petugas.

Untuk diketahui, berdasarkan rilis siaran pers oleh DJBC Sumatera Bagian Barat bahwa barang bukti yang dimusnahkan yakni rokok ilegal sebanyak 10.100.406 batang, minuman keras 149,4 liter, tembakau iris 300.000 gram, dan vape sebanyak 5,11 liter. jika ditotal barang tersebut bernilai Rp7 miliar dan berpotensi merugikan negara Rp4 miliar. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed