oleh

“Arogansi Kades Kibang Budijaya”, Sofian Anggap Etika Salah Sebagai Pejabat

Kepala Bagian Hukum Pemkab Tulangbawang Barat, Sofian Nur.

lintasberita.id- Terkait tindakan arogansi yang diduga dilakukan Kepala Tiyuh (Desa) Kibang Budijaya, Kecamatan Lambu kibang Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kepada wartawan, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat, Sofian Nur ikut angkat bicara.

Dia juga menyayangkan hal tersebut dan tidak membenarkan sikap atau etika arogan yang dilakukan oleh Tobroni selaku Kepala Tiyuh Kibang Budijaya.

Menurut Sofian, seharusnya Kepala Tiyuh Kibang Budijaya tidak melakukan hal tersebut, apalagi dirinya seorang pejabat publik yang harus memberikan pelayanan.

“Jika benar terjadi demikian dan kita lihat dari etika seorang pejabat publik jelas itu salah, karena berbicara kasar saja tidak dibenarkan untuk seorang pejabat publik, apalagi sampai mengancam,” ungkap Sofiyan saat dijumpai di ruang kerjanya. Selasa (24/9/2019)

Sofiyan menjelaskan, tindakan semacam itu tidak perlu dilakukan, mengingat memang salah satu fungsi pejabat publik atau aparatur Tiyuh adalah memberikan perlayanan dan memberikan informasi agar masyarakat dan publik mengetahui sejumlah kegiatan yang sedang dilakukan.

“Didalam undang-undang keterbukaan informasi publik itu kan sudah jelas diatur ada Hak dan ada kewajiban, bahwa pejabat publik atau Kepala Tiyuh atau Desa minimal memberikan informasi terkait program dan pembangunan di masing-masing tiyuh yang ia pimpin. Namun dalam hal ini ada informasi yang dikecualikan, seperti rincian anggaran, Surat pertanggung jawaban dan ada beberapa hal lainnya, hal itu agar penerima informasi tidak salah pemahaman,” jelas Sofiyan.

Yang pasti, lanjut Sofiyan. Dirinya belum memahami dengan jelas kebenaran permasalahan tersebut namun dirinya menyayangkan etika seorang pejabat publik yang dilakukan oleh Kepala Tiyuh Kibang Budijaya.

“Saya harap permasalahan ini tidak berlarut-larut, dan seharusnya Kepala Tiyuh tersebut berjiwa besar untuk meminta maaf atas kesalahannya dalam ber-etika sebagai pejabat publik. Saya rasa ini hanya permasalahan mis komunikasi saja, jadi saya harap semuanya bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” harapnya (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed