Headline Kriminal

Asep Yani : Minta Maaf dan Cabut Pernyataan itu.!

foto: ekosam

Bandar Lampung, Lintasberita- Sidang Gugatan Kader Golkar terhadap Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Arinal Djunaidi terkait pernyataan pemberhentian Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Lampung M.Alzier Dianis Thabranie dari jabatannya di gelar di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang. Kamis, (19/7/2018)

Sidang dengan Majelis Hakim yang di Ketuai oleh Pastra Joseph Ziraluo itu akhirnya menunjuk Mediator dari Pengadilan yaitu Hakim Salman Al farisi dan disetujui kedua belah pihak.

Sebelumnya, Hakim Pastra menawarkan kepada kedua belah pihak yang berperkara untuk menunjuk mediator sendiri, namun dengan persyaratan harus bersertifikat dan terdaftar di pengadilan.

Atas kasus tersebut, Wakil Sekretaris DPD Golkar Provinsi Lampung Asep Yani menyatakan, pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Arinal Djunaidi telah mengusik ketenangan para kader dengan menyatakan pemberhentian ketua dewan pertimbangan.

“Sampai saat ini, dan saya sudah bertanya langsung kepada wakil ketua bidang kepartaian DPD Golkar bahwa belum ada pemecatan ini, namun di sampaikan melalui media telah di pecat, ini yang kami gugat,” ungkapnya.

Menurut Asep Yani, sebagai kader pihaknya merasa resah dan tidak nyaman dan akibatnya terkesan terpecah belah. Di dalam pengadilan ini juga pihaknya meminta keadilan.

“Atas pernyataannya dia harus maaf dan mencabut pernyataan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Ginda Ansori Wayka Kuasa hukum Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, akan melihat subtansi persoalan gugatan yang di ajukan oleh penggugat.

“Kita akan ikuti, kita akan kaji, kita berprinsip apa yang di putuskan oleh ketua DPD dan mengajukan ke DPP adalah hal yang benar menurut aturan partai,” terang Ansori.

Dalam sidang, Majelis hakim berharap kedua belah pihak bisa menemukan jalan perdamaian. Selain itu, Majelis Hakim juga memberikan waktu selama 40 hari untuk melakukan mediasi dan sidang di tunda sampai adanya hasil dari mediasi. (sam)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

+ 64 = 72