Headline

Ayo! Peluang CPNS Kembali Dibuka, 238.015 Orang Dibutuhkan

foto ilistrasi rekruitmen CPNS.

foto: ist net
Jakarta, Lintasberita- Pemerintah akhirnya mengumumkan formasi penerimaan CPNS yang bakal dibuka tahun ini. Dilansir dari laman menpan.go.id (6/9), kebutuhan PNS secara nasional diperkirakan mencapai 238.015 orang.
Tercatat 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda).

Peruntukan instansi Pemerintah Pusat terdiri dari: Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi. Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Demikian dikatakan oleh Menteri PAN RB Syafruddin, saat konferensi Pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 6 September 2018. “Berdasarkan background, kebutuhan PNS secara nasional 238.015 orang,” katanya.

Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Teknis pendaftarannya dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id). Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Ada tiga tahapan seleksi pelamar CPNS, yakni seleksi administrasi, SKD, dan SKB. Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, pelamar harus lolos seleksi administrasi. SKD merupakan salah satu tahapan setelah pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Dia berharap, rekrutmen CPNS tahun ini bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Tujuannya dalam rangka mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia di tahun 2024,” katanya.

Pemerintah akan membuka lowongan CPNS 2018 sekitar 16-20 September 2018 nanti. Saat ini, persiapan masih dimatangkan.

-Berikut Situs Resminya

Situs online yang dikelola Badan Kepegawaian Negara, yakni sscn.bkn.go.id. Kemudian, calon peserta harus melengkapi syarat dari kementerian yang dipilih.

Calon pelamar CPNS 2018 hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan. Setelah melengkapi syarat tersebut, maka panitia akan memberikan nomor peserta ujian online. “Daftarnya online melalui sscn.bkn tadi. Setelah daftar, itu kan dia mau daftar mana, kemudian pilihannya mana. Misalnya milih ke Kemenpan masuk ke webnya Kemenpan, dari Kemenpan keluar syarat-syaratnya, kemudian mereka masukan pendaftaran tersebut. Kalau memang dari hasil panitia ok, berarti mereka siap dapat nomor peserta,” jelasnya usai konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (6/9).

Kemudian, kata Setiawan, peserta tes akan melakukan tes sebanyak dua tahapan lagi. Tes pertama adalah seleksi kompetensi dasar melalui sistem computer assisted tes (CAT) yang terdiri dari tiga sub tes, intelegensi umum, karakteristik pribadi dan wawasan kebangsaan.

Setelah dinyatakan lulus dari tes tersebut peserta akan dihadapkan pada tes kedua atau terakhir, yakni wawancara. “Tes ada dua tahapan. Satu, seleksi kompetensi dasar, ada tiga subtes, intelegensia umum, karakteristik pribadi, dan wawasan kebangsaan. Lolos dari sana, maksimum tiga kali dari formasinya, jadi misalnya formasi yang dilamar itu misalnya lima, ya yang diterima maksimal 15. Lalu wawancara seseuai kebutuhan jabatan tersebut,” tutup dia seperti dilansir dari laman DetikFinance.com. (*/nt)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

+ 30 = 35