oleh

Bantah Dugaan Korupsi Dana Desa, Kaur Pembangunan Pekon Sukoharjo III Barat Akan Datangkan Warga

Lintasberita.id- Kaur Pembangunan Pekon Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu membantah bahwa dirinya menghindar saat akan di konfirmasi. Hal itu di ungkapnya melalui pesan di Whatsapp.

David mengatakan, bahwa dirinya sedang mengurus PKH, dalam pesan tersebut David melontarkan sebuah pertanyaan.

“Mau anda apa,” tanya David dalam pesan Whatsapp nya, Kamis (16/7/2020) sore.

Dia juga menjelaskan, bahwa pekerjaan tersebut sudah selesai dan telah di serahkan kepada warga. Dia juga mengatakan akan mendatangkan warga untuk bertemu media.

“Ya udah besok saya tunggu sekalian warga yang bekerja saya datangkan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, aroma dugaan ‘Korupsi’ dalam pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Pekon Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo semakin terang. Pasalnya Kepala Pekon beserta perangkat desa lainnya sulit di temui walaupun sekedar untuk di konfirmasi.

Kepala Pekon Gunarto lagi lagi tidak ada di kantornya saat media ini kembali mendatangi ke kantornya.

“Kepala pekonnya sudah pulang dari tadi,” kata salah satu perangkat desa kepada media ini, Kamis (16/7/2020).

Bukan hanya Kepala Desa saja, Kaur Pembangunan yang mengetahui realisasi penggunaan Dana Desa di Desa tersebut juga terkesan menolak dikonfirmasi.

David yang menjabat Kaur Pembangunan saat di telpon melalui WhatsApp tidak mau mengangkat dan di SMS pun hanya di baca namun tidak di balas.

Begitupun saat media ini mencoba mendatangi kediaman Ketua Badan Himpunan Pekon (BHP) Muklis, walaupun pintu gerbangnya terbuka namun tidak satupun pemilik rumah yang menjawab salam.

Perkerasan telford dengan volume panjang 1000 meter dan nilai nggaran mencapai Rp298.899.000., di Dusun 04 Desa Sukoharjo III Barat Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu yang diduga menjadi bancakan oknum Kepala Desa (Kades) setempat.

Pasalnya, pengerjaan berupa pembangunan fisik yang menggunakan anggaran DD Tahun 2020 diduga di markUp dan terkesan asal jadi. Sementara temuan media ini dilapangan, pekerjaan tersebut terlihat banyak mengurangi materialnya.

Ditambah lagi saat akan di konfirmasi, Kades Sukoharjo III Barat Gunarto justru terkesan menghindar dan buru -buru meninggalkan kantor desa dengan mengendarai kendaraan roda empat melalui pintu belakang.

Hal tersebut justru menguatkan dugaan adanya permainan dalam pekerjaan itu, bahkan salah satu perangkat desa saat akan di mintai nomor kontak Kades mengaku tidak menyimpannya.

“Waduh pak, kalau dulu saya punya nomernya Kades, sekarang udah gk ada,” ujar Zaenudin, Senin (13/7) yang merupakan salah satu Kadus saat itu berada di kantor desa setempat. (Im)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed