oleh

Bantuan Masker Desa Marga Batin Disoal Warga, Kades Hindari Wartawan

Lintasberita.id- Pembagian bantuan masker dari Pemerintah Pusat atau dari Dana Desa, di desa Marga Batin, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur masih banyak menyimpan pertanyaan bagi warganya. Berbagai informasi yang di dapat dari para perangkat desa, mengisyaratkan tidak jelasnya realisasi maupun jumlah batuan dibagikan untuk warga.

Dugaan adanya indikasi korupsi bantuan di tengah Pandemi Covid-19 pun menguat, ditambah Kepala Desa (Kades) Tardiyanto terkesan menghindari wartawan yang hendak mengkonfirmasi terkait permasalahan tersebut.

Sementara, Sekretaris Desa (Sekdes) Marga Batin, Ngatimin mengklaim, jika desa Marga Batin sudah membagikan sebanyak 20.000 masker kepada seluruh warganya.

“Intinya masker tersebut sudah kami bagikan ke masyarakat, karena itu aturan ya mas,” kata Ngatimin kepada wartawan saat ditemui dikediaman (11/11) lalu.

Lain halnya dengan informasi yang didapat dari Kaur Pemerintahan, menurut Budi jika desa hanya menganggarkan bantuan hanya 1000 masker saja dan sudah dibagikan ke masyarakat.

“Memang benar kami sudah membagikan masker, kami hanya menganggarkan 1000 masker saja mas,” kata Budi saat berda di Kantor Desa (23/11).

Sigit Mulyono selaku Kaur Keuangan membeberkan, jika di dusun 4 memang belum dibagi masker, namun untuk dusun 3 sudah dibagi masker.

Berdasar infomasi yang dihimpun, warga mengaku jika tidak pernah mendapatkan bantuan masker, justru mereka berinisiatif membeli masker sendiri.

“Kami belum terima mas kalau pembagian masker, kami setiap mau keluar atau pun ada hajatan, kami beli sendiri, itu juga kami tidak pernah mendengar ada pembagian masker. Kami di dusun ini belum pernah diberi masker oleh Pamong (Perangkat Desa,-red) atau pak Lurah (Kades), jika ada yang bilang kami sudah diberi masker suruh orangnya ketemu kami, kapan dan dimana mereka membagikan kepada kami,” kata salah seorang warga yang juga di benarkan warga lainnya.

Untuk diketahui, jika Presiden Joko Widodo mengintruksikan secara langsung kepada seluruh jajaran penegak hukum, Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk menindak tegas dan memberikan hukuman berat kepada para pelaku korupsi bantuan Covid-19. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed