oleh

Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Lampung Tanam Rumput Vetiver di Tanggamus

lintasberita.id- Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan penanaman rumput vetiver di Desa Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong dan di Pekon Sedayu Kecamatan Semaka, Tanggamus, Jum’at (21/2/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wadan Yon A Pelopor AKP. Sugeng Sumanto beserta Pejabat Utama (PJU) Batalyon A Pelopor dan Anggota. Dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanggamus M. Gilas Kurniawan, Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kemas Amin Yuspi , Staf PUPR Suhairi, Kepala Pekon Herliyati, dan Kepala Desa Gunung Doh, Bandar Negeri Semuong Basaria.

Untuk diketahui, kegiatan penanaman rumput vetiver ini selain bertujuan untuk penghijauan, juga manfaat untuk mencegah erosi, longsor di tebing -tebing dan pingiran sungai. Rumput vetiver ini mempunyai banyak keistimewaan, diantaranya mudah hidup di cuaca ekstream suhu dingin maupun panas.

Rumput vetiver jika ditanam di lereng- lereng keras dan berbatu, ujung akar Vetiver dapat masuk menembus dan menjadi seperti jangkar yang sangat kuat. Cara kerja akar rumput vetiver ini seperti besi kolom yang masuk ke dalam, menembus lapisan tanah.

Pada saat yang sama, menahan partikel- partikel tanah dengan akar serabutnya. Kondisi seperti ini dapat mencegah erosi yang disebabkan oleh angin dan air, sehingga vetiver dijuluki sebagai kolom hidup.

Masyarakat pun menyambut baik penanaman rumput vetiver tersebut dan meminta agar kegiatan positif semacam ini bisa lebih ditingkatkan untuk mengurangi dampak bencana alam seperti tanah longsor dan banjir.

Sementara itu, Wadan Yon A Pelopor AKP. Sugeng Sumanto mengatakan, penanaman rumput vetiver guna mencegah terjadinya longsor dan banjir, sebab di Tanggamus banyak terdapat area kritis rawan bencana alam dan banjir.

“Hal ini sejalan dengan Program dari Korps Brimob tentang Ops Aman Nusa II, berkaitan dengan bencana alam dengan menanam berbagai jenis tanaman, seperti rumput vetiver dapat membantu mencegah terjadinya longsor dan banjir,” kata AKP. Sugeng. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed