Kriminal

Bawa Sabu 6 Kg, Dua Tersangka Mati Ditembak

foto: istimewa

Bandar Lampung, Lintasberita- Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung (BNNP) kembali mengungkap jaringan sabu asal Aceh dengan barang bukti seberat 6 Kg yang di kendalikan dari dalam Lapas Kelas 1 A Rajabasa Bandar Lampung.

Dua pelaku yaitu Mainur Zainal (45) kurir, warga Dusun TImum Syah Krueng Baro Babah Krueng Aceh, dan Toni Suryadi (32) warga desa Kejadian, Tegineneng, Pesawaran, tewas lantaran melakukan perlawanan saat di lakukan penangkapan.

Sedangkan tersangka lain yakni Fajar Hidayat (26), kurir, warga Haduyang, Tegineneng, Pesawaran, dan Munzier Buche (44) Bina Harapan, Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, selaku penerima, serta Ahmad Afan (45) warga Aceh selaku pengendali dari Lapas sudah di amankan.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga mengatakan, sebelumnya Tim Brantas mendapat informasi jika ada mobil Nissan Teana B 1110 XE yang berasal dari Aceh membawa sabu yang disembunyikan di ban serep oleh Munzir dan Mainur untuk bertemu dengan Toni dan Fajar di sebuah tambal ban di Desa Gotong Royong, Tegineneng.

Toni dan Fajar mengendarai mobil Grand Livina BE 2919 YK untuk mengambil sabu yang di simpan di ban serep. Saat hendak akan di tangkap sempat terjadi perlawanan. “Pelaku merupakan jaringan ke 9 yang diungkap BNNP Lampung. Butuh waktu dua Minggu melacak mereka, dan modus mereka ini baru, pakai ban serep,” ungkapnya di kantor BNNP Lampung. Kamis, (26/7).

Dari hasil pengembangan para tersangka, di ketahui bahwa sabu di kendalikan oleh Ahmad Afan dari dalam Lapas, Ahmad Afan menjalini vonis pidana seumur hidup pada 2014 kasus narkotika. Kemudian BNNP Lampung langsung berkoordinasi dengan Kalapas kelas 1 A Rabasa Bandar Lampung Sujonggo. “Kami juga terimakasih sama Kepala LP Rajabasa, mereka kooperatif, menjalankan MoU dan bisa bantu,” terangnya.

Sabu seberat 6 kg yang diamankan ditaksir mencapai Rp 9 miliar, berdasarkan angka prevalensi, warga Lampung dalam 1 hari bisa mengkonsumsi sabu sebanyak 10 KG, dan setidaknya sabu seberat 6 kg tersebut bisa menyelamatkan 30.000 orang.

BNNP Lampung juga mengamankan barang bukti mobil Nissan Teana B 1110 XE, mobil Grand Livina BE 2919 YK, 7 buah HP, dan beberapa dompet dari para pelaku. (sam)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

3 + 5 =