oleh

Berbelit Belit, Kepsek SDN 2 TOBA Diduga Korupsi Dana BOS Afirmasi 2020

Lintasberita.id- Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 TOBA Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur berbelit- belit dalam memberikan informasi terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi 2020 yang didapatkan sekalahnya. Hal tersebut tentu memunculkan kecurigaan adanya indikasi dan dugaan korupsi didalamnya.

Media ini mendapatkan informasi terkait adanya bantuan yang diberikan kepada 60 siswa- siswi. namun saat dipertanyakan realisasinya kepada Kepsek SDN 2 TOBA, Ponisri S.Pd justru berbelit dan enggan memberikan informasi yang jelas.

“Semuanya sudah sesuai dengan anjuran dari Dinas, lagi pula SPJ nya sudah di serahkan di Dinas,” kata Ponisri, Sabtu (19/12/2020).

Masih kata Ponisri, jika pihaknya sudah memenuhi apa yang di anjurkan orang Dinas, dalam pembelanjaan tersebut ada semua barang yang dibeli, termasuk tiga unit komputer dan satu unit proyektor.

“Dengan sangat hormat dan saya mintak maaf, saya juga tidak bisa menjabarkan satu persatu, karna saya sudah ikut persedur dari Dinas, SPJ pun sudah terkirim ke Dinas,” kata Ponisri.

Ketidak transparan tersebut juga bukan hanya kepada media, terkadang para Kepala sekolah dengan egoisnya tidak mau berbagi informasi kepada para dewan guru. Hal tersebut banyak terjadi di Kabupaten Lampung Timur.

Seperti halnya, Kasus Kepsek SDN Batu Badak yang sempat menggigirkan publik terkait MarkUp dana PIP anak didiknya sendiri, masalah tersebut juga sudah di laporkan ke Inspektorat dan Polres Lampung Timur dan ditembuskan ke Dinas Pendidikan.

Akan tetapi, dengan satu alasan karna hak anak didiknya di kembalikan, sang Kepsek Yakup S.Pd bebas dari jeratan hukum, karena karna Yakup selaku Kepsek punya uang yang cukup banyak untuk mengganti uang yang sudah di MarkUp. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed