oleh

Berdayakan Masyarakat Desa, Bupati Pesawaran Laksanakan Beragam Program

Lintasberita.id- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona akan terus memberdayakan masyarakat desa dengan berbagai program. Dendi menjelaskan capaian program pemberdayaan masyarakat desa tersebut antara lain, Gerakan Desa Ikut Sejahtera (Gadis), Lomba Desa Nasional, realisasi Dana Desa untuk kesejahteraan, Desa Mandiri, serta pengentasan desa tertinggal.

“Program Gadis sejak 2017 hingga 2019 terdapat 44 desa di kabupaten pesawaran yang diberdayakan, dengan diwakili dua desa setiap kecamatan untuk mendapat prioritas pendampingan,” katanya, Minggu (31/1/2021).

Menurutnya, sejak tahun 2016 hingga 2018 pada gelaran Lomba Desa Nasional, Kabupaten Pesawaran tak pernah absen dalam meraih juara, antara lain juara I regional Sumatera yang diwakili Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan dan Desa Gunungrejo, Kecamatan Way Ratai. Kemudian mendapat lima besar Nasional diwakili Desa Trirahayu, Kecamatan Negeri Katon.

Selain capaian tersebut, pemerintah kabupaten setempat juga terus meningkatkan insentif bagi ketua Rukun Tetangga (RT). Bahkan, pada tahun 2020 mendapat penghargaan Kementrian Keuangan atas realisasi 11 persen Dana Perimbangan yang melebihi target 10 persen yang ditetapkan Kementrian.

“Pada tahun 2016, insentif kKetua RT berjumlah Rp150 ribu, setiap tahun kita tingkatkan hingga pada 2021 berjumlah Rp1 juta, peningkatan itu semoga berdampak pada kesejahteraan aparat desa dan pelayanan yang semakin prima,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran, Zuriadi, menuturkan program yang tak kalah penting adalah Desa Mandiri, yakni status desa yang telah memiliki potensi sesuai Indek Desa Membangun (IDM) sesuai ketentuan Kementrian Desa.

“Desa Mandiri itu harus memenuhi unsur ketahanan sosial, ketahanan ekonomi serta ketahanan ekologi dan lingkungan sesuai amanat dari Kementrian Desa (Kemendes), untuk tahun depan Bupati Pesawaran menargetkan 50 persen dari 144 desa yang ada harus mencapai status Desa Mandiri,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat desa di wilayah setempat.

Menurutnya, sesuai data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran, setidaknya terdapat lima capaian prestasi dalam pemberdayaan masyarakat desa sejak kurun waktu 2016 hingga 2020.

Lebih lanjut pemerintah kabupaten setempat juga memberi perhatian serius bagi pengentasan desa tertinggal, pada 2016 terdapat 11 desa, namun pada 2020 hanya menyisakan dua desa tertinggal.

“Program tersebut tentu tercapai berkat partisipasi masyarakat serta kerja keras dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, pemerintah desa hingga masyarakat secara luas,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed