Ruwa Jurai

BRPL Bagi Sejuta Bunga

foto: istimewa

Bandar Lampung, Lintasberita- Seratus massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Peduli Lampung (BRPL) membagi-bagikan sejuta bunga Pada masarakat yang melintas di Bundaran Lungsir Bandar Lampung sebagai simbol damai rakyat Lampung pasca pilkada di provinsi Lampung, Kamis (12/7).

Lantaran saat ini santer munculnya persoalan isu-isu Politik yang di dasari oleh rasa kurang puas terhadap hasil suara yang telah di peroleh saat Pilgub lalu. Akan tetapi tanpa memikirkan dampak yang timbulkan oleh isu-isu yang menyesatkan.

Dalam kesempatan ini kami dari Barisan Rakyat Peduli Lampung mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung tetap menjaga kemanan dan ketertiban Provinsi Lampung agar tetap menjaga kedamaian tanpa adanya perpecahan, karena Pilkada Provinsi Lampung telah usai dan hasil pleno Rekapitulasi KPU Provinsi Lampung telah selesai di laksanakan pada Tanggal 08 Juli 2018.

DaIam hal ini, sebagai masyarakat yang telah melakukan hak pilih tinggal menunggu penetapan pemenang tinggal menunggu hasil yang akan di putuskan oleh penyelenggara Pilkada tanpa adanya intimidasi dan interfensi yang hanya akan mengganggu kinerja penyelenggara Pilkada.

Kordinator Lapangan Ica Novita mengatakan, bahwa BRPL meminta kepada DPRD Prov. Lampung untuk bekerja sesuai undang-undang yang ada, jangan memaksakan kehendak demi kepentingan kelompok yang akhirnya menimbulkan sebuah opini yang memecah belah masyarakat yang telah menentukan pilihanya.

“Karena upaya yang di lakukan oleh DPRD Provinsi Lampung jelas bertentangan dengan Undang undang Pilkada yaitu No. 8 Tahun 2015 serta UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, dalam undang – undang tersebut sangat jelas jika pilkada adalah urusan pemerintah pusat, serta Pilkada di selenggarakan oleh penyelenggara Pemilu yaitu KPU, Bawaslu dan Gakumdu Pengawasan, DKPP ( Etika Pemilu ), jadi sangat jelas jika pembentukan PANSUS oleh DPRD Provinsi Lampung terkesan memaksakan kehendak,” ungkapnya.

Ica menambahkan, bahwa jangan pernah bertarung jika tak tak tahu apa yang akan di lakukan bila kalah, tapi sesumbar bila menang.

“Karena petarung sesungguhnya tidak pernah mau berbicara apa yang akan dilakukannya apabila menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukan nya bila dia kalah,” tandasnya. (ss)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

+ 36 = 37