Daerah Lampung Tengah

Bupati Loekman Turun Langsung Seprot Hama Ulat Bulu

(foto : istimewa)
Bupati bantu masyarakat seprot tanaman jagung (8/5)

Lintasberita.id- Puluhan hektare tanaman jagung milik masyarakat petani di Dusun Bumi Mertani, kampung Negara Aji Tua, Kecamatan Anak Tuha, diserang hama jenis ulat bulu sehingga menyebabkan kerugian mencapai Rp.6-8 juta Rupiah.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto di dampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Krisna Rajasa langsung datang ke lokasi serangan hama tersebut dan melakukan penyemprotan insektisida untuk mengantisipasi serangan hama ulat bulu, Rabu (8/5/2019).

Bupati Loekman mengetahui adanya musibah yang melanda petani jagung dari warga masyarakat, bahwa di daerah Anak Tuha ada tanaman jagung yang terserang ulat, sehingga banyak petani yang merasa merugi antara Rp. 6-8juta/ hektare. Dan malam itu melalui grup What’s para pejabat Lampung Tengah, Bupati memerintahkan langsung Kepala Dinas Pertanian untuk mengatasi musibah ini.

Untuk itu, Bupati Loekman langsung turun kelapangan untuk mengecek kebenarannya, karena dirinya tidak mudah percaya begitu saja. Ditegaskan Bupati Loekman lebih baik dirinya lelah badan dari pada lelah pikiran, untuk itu dirinya turun langsung ke lapangan melihat kondisi yang sebenarnya.

Kemudian setelah melihat di lapangan bersama para tenaga ahli pertanian, kita akan melakukan rapat khusus untuk membahas bagaimana, langkah apa yang terbaik untuk mengantisipasi kondisi ini,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Lampung Tengah Krisna Rajasa mengatakan, telah memberikan bantuan insektisida untuk mengatasi serangan hama ulat tersebut.

Dirinya bersama Bupati baru saja melakukan penyemprotan insektisida, dengan insektisida yang kontak langsung khusus digunakan untuk menghadapi jenis ulat semacam ini.

“Namun petani juga harus melihat tiga hari kemudian, perkembangan ulat nya seperti apa, kalau ulat nya masih ada walaupun presentasinya kecil agar segera di semprot kembali,” ungkapnya.

Krisna menambahkan, Dinas Pertanian Lampung Tengah telah menyiapkan kebutuhan insektisida untuk mengatasi serangan ulat bulu ini.

“Dinas Pertanian Lampung Tengah telah menyiapkan kebutuhan insektisida dan telah kita drop ke lokasi untuk mengatasi serangan ulat bulu ini. Dan diharapkan dengan begitu serangan ulat bulu ini dapat segera di atasi dan tidak berkembang di daerah lainnya,” terangnya.

Suseno, salah seorang petani Dusun Bumi Mertani mengatakan, ada puluhan hektare lahan petani jagung yang terserang ulat bulu.

Menurutnya, bila musim hujan banyak sekali lahan petani yang terserang ulat dan petani banyak mengalami kerugian, karena sejak tanaman mulai tumbuh sudah di serang, untuk itu Suseno berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan yang di butuhkan para petani setempat.

“Seperti jenis obat, bibit tanaman dan yang terutama pupuk, sehingga para petani bisa sukses ,berhasil dan tidak ada penyakit tanaman lagi,” pintanya. (Wjy)

Add Comment

Click here to post a comment

22 − 12 =

 

Lintas Berita di Twitter