oleh

Diduga Asal Jadi, Pekerjaan P3A Pugung Raharjo Tak Sesuai RAB

Lintasberita.id – Proyek pembangunan irigasi oleh Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur diduga dikerjakan asal jadi.

Proyek pembangunan irigasi tersebut terlihat sangat buruk pengerjaannya seolah tidak mengedepankan kualitas. Tentunya hal tersebut akan berdampak terhadap kerugian keuangan negara dan berimbas kepada masyarakat selaku penerima manfa’at irigasi tersebut,

Saat media ini mengecek cek lokasi pengerjaan sebagai sosial control, dilapangan jelas terlihat semen cor-coran cetak di isi bambu, dan dilokasi terdapat banyak semen tersebut yang sudah belah dan hancur, sehingga bambu tersebut bermunculan.

Sumanto selaku ketua Gapoktan sekaligus ketua P3A Pugung Raharjo saat di konfirmasi di kediamannya mengatakan jika coran semen di isi bambu di perbolehkan oleh pendamping.

“Kalau kata pendamping balai besar boleh – boleh saja di isi bambu, kami sudah ngomong sama pendamping maksudnya biar kuat, nanti sampean konfirmasi ke balai besar saja mas,” kata Sumanto. Minggu (10/10/2021).

Menanggapi temuan itu, Badrun selaku Komisi 3 DPRD Lampung Timur dari partai Nasdem saat dikonfirmasi via handphone mengatakan jika pengerjaan harus sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Untuk pengerjaan P3A itu harus ikut sesuai dengan RAB nya, sedangkan dalam RAB hanya semen, pasir dan batu split,” kata Badrun.

Pengerjaan irigasi tersebut diduga tidak sesuai dengan RAB, dan kuat dugaan bambu tersebut sebagai penghemat matrial agar keuntungan lebih memuaskan. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed