oleh

Diduga Dana PIP SDN Batu Badak Digelapkan Oknum Kepsek

Lintasberita.id- Program Indonesia Pintar (PIP) dirancang untuk membantu anak- anak usia sekolah dari keluarga miskin atau rentan miskin atau prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

Melalui program ini, pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.
PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Namun, program tersebut terkadang dijadikan sebagai lahan mencari keuntungan pribadi oleh para oknum – oknum di sekolah. Seperti halnya PIP di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Dari tahun 2018 hingga 2020 realisasiannya seolah tidak transparan.

Pada hari Rabu, (1/7/2020), siswa -siswi yang mendapatkan bantuan PIP sebanyak 133, namun yang bisa realisasikan hanya 83, hingga menyisahkan sebanyak 50 lagi yang belum di realisaikan. Sehingga muncul dugaan dana PIP tersebut di gelapkan oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek).

Terkait permasalahan tersebut. Kamis, (2/07/2020) seluruh wali murid berduyun -duyun mendatangi SDN Batu Badak untuk menemui langsung, Yakup S.Pd selaku Kepala Sekolah untuk meminta pertanggung jawaban terkait program PIP dari tahun 2018-2020 yang sampai sekarang belum direalisasikan.

Wali murid menduga, prgram PIP dari thn 2018-2020 yang belum terealisasi seluruhnya memang unsur kesengajaan dari oknum kepala sekolah tersebut untuk menggelapkan dana PIP.

Wali murid yang mayoritas Warga Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung, meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat agar Yakup S.Pd dipindahkan atau di non jobkan dari Kepsek SDN Batu Badak lantaran di pandang tidak sesuai dengan topoksinya selaku kepala sekolah.

“Dengan hormat kepada kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur agar bisa berlaku adil dan bisa menindak oknum Kepala Sekolah tersebut,” kata salah satu wali murid.

Sementara itu, Dwi Astutik selaku Korwil di Marga Sekampung didepan media ini mengatakan, akan berjanji dan berusaha memulihkan keadaan yang sedang runyam ini dalam jangka waktu satu Minggu.

Hingga berita ini diturunkan, Kepsek SDN Batu Badak Yakub S.Pd belum dapat dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed