oleh

Diduga Fiktif, Warga Karang Anom Soal Masker Dana Desa

Lintasberita.id- Warga desa Karang Anom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur menyoal pembagian masker yang dibeli menggunakan anggaran Dana Desa 2020. Pasalnya, bayak dari warga tidak menerima masker yang di khususkan untuk penanggulangan Covid-19 tersebut dan diduga fiktif.

Media ini kemudian melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Karang Anom, Solihin mengatakan jika sisa anggaran yang ada dialihkan untuk membeli masker.

“Yang namanya program satu milyar atau setengah milyar masker kami menganggarkan dari sisa anggaran yang ada setelah adanya perubahan- perubahan. Terus kita alihkan anggaran tersebut ke masker senilai 5.600.120 masker,” kata Solihin, Senin (7/12/2020) saat dijumpai di Kantornya.

Sementara, menurut Agus selaku Kepala Dusun (Kadus) 04 mengatakan, bahwa pembagian masker tersebut tidak pernah di bagikan ke setiap rumah, tetapi dibagikan oleh RT masing -masing.

“Itu juga baginya disaat sedang jama’ah yasinan di setiap RT ,” kata Kadus Agus. (6/12) saat dijumpai dikediamannya.

Tidak sampai disitu saja, warga desa Karang Anom SK yang berada di Rt 1 Dusun 1 mengatakan, jika dirumah sendiri ada 4 jiwa dan yang paling kecil umur enam tahun, namun sampai saat ini belum pernah terima masker sama sekali dari desa.

“Kami sama sekali belum pernah terima masker dari desa atau pun yang dibagikan oleh Rt setempat,” tuturnya (6/12) di kediamannya.

Kemudian, Nasiran selaku ketua Rt 12, Dusun 4 mengatakan, terkait masker tersebut belum pernah dibagikan ke masyarakat. Bahkan istri Nasiran juga ikut angkat bicara kalau masyarakat disini maskernya beli sendiri.

“Disini maskernya ya beli sendiri- sendiri mas,” timpalnya. (5/12).

Untuk diketahui bersama, anggaran dana desa tahun 2020 diprioritaskan untuk untuk penanganan Covid-19, dalam hal ini harus lah jelas dan transparan kepada masyarakat. Hal itu mengacu pada surat edaran menteri no S.2294/ MH.01.01.03 /VIII/2020 tentang gerakan setegah milyar masker untuk desa aman Covid-19 seluruh desa di Indonesia.

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Desa (Kades) Karang Anom belum bisa di jumpai untuk dikonfirmasi baik di rumah pribadinya atau pun di kantor dinasnya. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed