Headline

Diduga Izin HGU PT. HIM Terindikasi Bermasalah

Sertifikat izin HGU PT. HIM (ft.Khoiri)

Tulangbawang Barat, LB- Diduga PT-Huma Indah Mekar (HIM) terindikasi bermasalah dalam izin penggunaan Hak Guna Usaha (HGU), hingga disinyalir langkahi peraturan tentang pencadangan area tanah kepada PT. HIM yang menyebutkan bahwa Lahan PT. HIM tidak bisa dialihkan atau dipindahkan kepada siapapun, namun faktanya di Area tersebut masih terdapat Pihak lain yang melakukan Aktivitas penanaman singkong.

Hal itu berdasarkan lampiran foto copy surat yang tertuang dalam keputusan Gubernur Lampung kepala daerah tingkat I Lampung nomor : G/075/DII/IIK/81 tanggal 27-4-1981.

Dari lahan seluas kurang lebih 4500 hektar dikurangi menjadi kurang lebih 2500 hektar terletak di kecamatan Tulangbawang Tengah dan kecamatan Menggala.

Kemudian mendapatkan tambahan seluas kurang lebih 1500 hektar terletak di Desa Ujung Gunung Ilir kecamatan Menggala dan seluas kurang lebih 1000 hektar terletak di desa Panaragan,Menggala Mas dan Bandar Dewa kecamatan Tulangbawang Tengah.

“Kalau mengacu pada SK Gubernur itu maka luas wilayah HGU milik PT.HIM itu kurang lebih seluas 5000 hektar,” Jelas Amirson Noperi salah satu tokoh masyarakat Tiyuh Penumangan saat ditemui dikediamannya. Minggu (03/03/2019).

Dirinya menambahkan, mengenai adanya aktivitas penanaman singkong diatas lahan perkebunan karet milik PT.HIM, menurutnya sangat aneh dan tidak masuk akal karena dianggap sudah diluar ketentuanya.

“Karena itu kan sudah jelas peruntukannya untuk perkebunan karet kenapa jadi ada lahan yang ditanami singkong. Apa sudah dialihkan menjadi kebun singkong,” ungkap Amirson.

Lebih lanjut Amirson mempertanyakan, berapa jumlah lahan produktif yang masuk dalam pengajuan HGU PT-HIM, terkait dengan luasan yang tercantum dalam SK Gubernur.

“Karena masyarakat khususnya Tiyuh Penumangan tidak mengetahui yang sebenarnya, jika memang jumlah luas wilayah lahan perkebunan itu melebihi dari angka yang ada, tentunya bukan saja masyarakat yang dirugikan, termasuk pemerintah daerah pun ikut dirugikan mengenai pembayaran pajaknya,” timpalnya.

Tak hanya itu, lanjutnya Amirson, keberadaan perusahaan singkong Bumi Waras (BW) yang lokasinya berada didalam areal PT. HIM apakah tidak menjadi masalah, mengingat ada dua perusahaan dalam satu lahan HGU.

“Untuk itu saya berharap kepada pihak-pihak terkait dapat mengusut persoalan ini, sehingga tidak menjadi permasalahan dikemudian hari,” pintanya (Khoiri)

 

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

+ 40 = 42