oleh

Diduga Kepala Sekolah SDN 28 Pesawaran Jarang Masuk Kerja

lintasberita.id- Sri Agustini, Kepala Sekolah SDN 28 Pesawaran diduga telah melanggar PP no.53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Menurut salah satu dewan guru yang enggan disebutkan namanya, bahwa sejak dilantik sebagai Kepala Sekolah pada awal Agustus 2019, Sri Agustini terhitung tidak pernah sekalipun hadir berturut-turut selama satu minggu penuh. Berdasarkan catatan dari dewan guru, Sri Agustini paling banyak hadir hanya dua kali dalam satu minggunya.

“Kami punya catatannya, jadi sejak dilantik pada 3 Agustus kemarin, ibu Sri banyak absennya, selama satu minggu gak pernah masuk full,” kata salah seorang dewan guru itu, Kamis (24/10/2019).

“Ya paling bagus itu seminggu dua kali masuknya,” timpalnya.

Dia juga mengungkapkan, dengan kerap absennya Kepala Sekolah, membuat beberapa pekerjaan di Sekolah sedikit terganggu.

“Ya kalau terganggu sih ada, cuma untungnya tidak sampai mengganggu proses belajar mengajar, paling ketika kita perlu mengurus berkas itu agak susah,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kholik salah seorang Wali Murid, dia mengatakan, dirinya mengetahui bahwa Kepala Sekolah memang kerap absen dan jarang terlihat di sekolah.

“Iya setiap hari kan saya memang anter jemput anak saya sekolah di sini, gak pernah kelihatan Kepala sSekolahnya, jadi kalau kita ada perlu dengan Kepala Sekolah ya terhambat jadinya,” jelas Kholik.

Kholik sendiri menyayangkan tindakan Kepala Sekolah tersebut, dirinya menilai Kepala Sekolah tersebut telah bersikap indisipliner.

“Ya kalau gak mau jadi Kepala Sekolah ya mundur aja, daripada menghambat yang lainnya, kan di aturannya udah jelas ada aturan yang mengatur tentang kepegawaian, kalau Kepala Sekolah aja gak disiplin gimana yang lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SDN 28 Gedongtataan Sri Agustini, membantah tuduhan yang disebutkan dewan guru terhadapnya. Dia mengatakan, bahwa dirinya selalu hadir dan tidak pernah absen terkecuali apabila ada urusan yang berkaitan dengan tugasnya.

“Itu semua fitnah, saya gak seperti yang dikatakan guru-guru ditempat saya sekarang,” kata Sri.

“Ya mungin pernah absen, cuma absen itu karena ada kepentingan tugas saya sebagai Kepala Sekolah, ya seperti sekarang saya absen karena hari ini saya ada pertemuan dengan Korcam,” pungkasnya. (imron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed