oleh

Diduga Kepsek SDN 01 Sendang Anom Pungut Biaya LKS

Lintasberita.id- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Sendang Anom, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur diduga masih melakukan praktik jual beli buku LKS. Hal tersebut diungkap para wali murid kepada wartawan yang merasa keberatan.

“Anak-anak masih di suruh beli buku LKS bang, kami keberatan tapi bagaimana lagi,” ungkap salah seorang wali murid sembari mengeluh.

Saat dimintai konfirmasi terkait hal itu, Kepala sekolah SDN 01 Sendang Anom Hartatik enggan berbicara, apa lagi jika apa yang didampaikannya di rekam oleh wartawan.

Sementara itu, Tarmendi selaku komite saat ditanya terkait jual beli LKS disekolahan selalu berkilah, dia menjawab selalu berubah -ubah tanpa ada kejelasan. Hingga harga LKS yang di jual dari Rp10 ribu terkadang menjawab Rp11 ribu.

Bukan hanya sampai disitu saja, realisasi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (Bos) Afirmasi dan Reguler yang didapat SDN 01 Sendang Anom juga patut dipertanyakan.

“Bos reguler yang punya peranan Bendahara didalam pengambilan di saat pencairan, namun Bendahara hanya difungsikan sekali pengambilan selama satu tahun, selain itu hanya KTP dan tandatangan aja yang di minta oleh Kepala sekolah,” ungkap Bendahara diruang kerja nya.

Terkait temuan tersebut, Dinas Pendidikan setempat harus lebih peka dan lebih ketat dalam melakukan pengawasan. Sehingga tidak ada lagi oknum- oknum yang memanfaatkan pendidikan untuk kepentingan pribadi. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed