Headline Tulang Bawang Barat

Diduga Mark Up, Anggaran Agrowisata Dipertanyakan

foto: Khoiri
Taman Agrowisata Tulangbawang Tengah Kab. Tubaba

lintasberita.id- Anggaran perawatan dan pemeliharaan taman Agrowisata yang terletak di komplek SMKN 1 Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) terindikasi mark up anggaran hingga adanya dugaan penyimpangan uang negara dari tahun 2014 hingga kini.

Pasalnya, sistem pengelolaan Agrowisata yang di kelola langsung oleh Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kahutanan Kabupaten Tubaba sejak awal beroperasi pada tahun 2012, Pemkab selalu menganggarkan untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman serta pengoperasian sarana pelengkapan yang ada di lokasi Agrowisata tersebut.

Untuk besaran anggaran yang dikucurkan oleh Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan guna melakukan perawatan dan pengoperasian sarana tersebut.

Samsul komar, kepala Dinas pertanian, perkebunan dan kehutanan mengaku berkisar hingga ratusan juta rupiah. “Sekitar 100 juta rupiah pertahun, dimana anggaran tersebut di gunakan untuk membeli pupuk, obat-obatan dan belanja bahan bakar untuk pengoperasian mesin penyiraman tanaman (Alkon),” ungkapnya saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (8/7/2019).

Namun, sayangnya keterangan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan tersebut justru berbanding terbalik dengan fakta yang ada dilokasi Agrowisata yang nampak tidak tetawat dan sejumlah tanaman buah banyak yang mati.

Hingga sejumlah pihak justru menilai adanya permainan pada pengelolaan anggaran perawatan dan pemeliharaan taman Agrowisata dari tahun ke tahun. Pasalnya diketahui Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan menganggarkan ratusan juta rupiah untuk pengadaan ribuan ton pupuk dan obat-obatan yang diduga tidak di realisasikan dengan baik. (Khoiri)

Add Comment

Click here to post a comment

41 − = 39

 

Lintas Berita di Twitter