oleh

Diduga Oknum Kakam Linggapura Korupsi ADK Tahun 2020

Lintasberita.id – Oknum Kepala Kampung (Kakam) Linggapura Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Sahrul diduga menjadi dalang Korupsi Anggaran Dana Kampung (ADK) Tahun Anggaran (TA) 2020.

Hal itu terlihat dari beberapa item kegiatan dalam penyerapan Anggaran Dana Kampung (ADK) yang direalisasikan pada tahun 2020 lalu, seperti pada kegiatan fisik pembangunan jalan Onderlahg di Dusun IV dan Dusun V Kampung setempat.

Disinyalir, oknum Kepala Kampung Linggapura, Sahrul telah melakukan Mark Up pada kegiatan itu, sehingga pekerjaan itu terkesan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Pekerjaan pembangunan jalan Onderlahg di Dusun IV dan V itu dengan volume lebar 3 meter dan panjang 775 meter dengan anggaran Rp.161.711.000 Namun, hasil pekerjaan terlihat asal jadi, lebar dan panjang Onderlahg tidak sesuai dengan ukuran volume yang ada pada plang proyek. Lebih parah lagi, pasangan batu Onderlahg dipasang dengan posisi tidur sehingga tinggi jalan onderlahg sama dengan badan jalan. Bahkan, jalan Onderlahg itu pun tidak menggunakan mesin pemadatan (tidak di Wales) hanya diampar pasir.

“Pada saat pasangan batu, itu hanya di ampar dengan posisi batu, dipasang dengan posisi tidur, tidak padatkan dengan alat berat Walles, langsung di ampar pasir, ” jelas warga yang enggan disebutkan indentitasnya kepada media ini Rabu (26/5).

Selain itu, pada kegiatan bantuan pandemi Covid-19 yang direalisasikan pada kegiatan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menggunakan Anggaran Dana Kampung (ADK) di tahun 2020 lalu, jumlah penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT di Kampung itu juga di duga di Mark Up oleh Oknum Kakam, Sahrul. Banyak warga setempat yang namanya terdaftar sebagai KPM namun tidak menerima dana BLT.

“Ada sih warga Kampung sini yang namanya tercantum dan terdaftar sebagai KPM tapi tidak menerima BLT, kami juga tidak tau permasalahnya, ” bebernya.

Menanggapi hal itu, Sekjen LSM, Gerakan masyarakat anti korupsi (Gemak) Lampung, Andhika Putra, ST, MT menegaskan, Lembaganya dalam waktu dekat ini segera akan menindak lanjuti masalah dugaan Mark Up pada penyerapan Anggaran Dana kampung (ADK) Linggapura yang diduga dilakukan oleh Kakam Sahrul.

“Ya secepatnya, karena data dan hasil investigasi itu sudah full Baket, segera kita lakukan pengaduan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH).karena kita tidak main-main dalam hal ini, ” tegasnya singkat.

Sementara, Kepala Kampung Linggapura, Sahrul saat dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk komfirmasi terkait permasalahan tersebut, hingga saat ini belum memberi tanggapan. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed