oleh

Diduga Pengurus Parpol Masuk Seleksi Panwascam di Lamtim

lintasberita.id- Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Independen Pemberantasan Anti Korupsi (LSM Gipak) tidak akan berhenti mengusut kecurangan yang terjadi saat perekrutan Panwascam Lampung Timur hingga sampai ke akar- akarnya.

Selain itu, LSM Gipak juga akan terus memantau penggunaan anggaran dana hibah dari Pemerintah Daerah Lampung Timur kepada Bawaslu Lampung Timur senilai Rp15 milyar lebih. Hal tersebut dikatakan LSM Gipak Arip Setiawan, (28/12/2019) kemarin.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur telah mengumumkan hasil seleksi perekrutan anggota Pengawas Tingkat Kecamatan (Panwascam), pada tanggal (18/12) lalu. Para pendaftar yang dinyatakan lulus, tinggal menunggu dilantik / tidak menjadi anggota Panwascam untuk Pilkada Lampung Timur tahun 2020.

Namun dari data peserta yang lulus seleksi menjadi anggota Panwascam tersebut, diduga masih banyak yang bernasalah, seperti anggota Panwascam masih merangkap pekerjaan, seperti Perangkat Desa, TKS, Tenaga Pengajar, serta adanya anggota Panwascam yang masih terikat organisasi dan belum mengundurkan diri, bahkan ada anggota yang diduga menjabat sebagai pengurus salah satu Partai Politik (Parpol) yakni berinisial RA.

Berdasarkan SK DPW PKB Propinsi Lampung Nomor: 1532/DPW-03/IV/A.1/X/2017, diketahui RA masih tercatat sebagai Sekretaris Dewan Tanfidz Pimpinan Anak Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Lampung Timur untuk periode 2016-2022. Artinya, dugaan menguat bahwasannya Bawaslu Lampung Timur sudah lalai dan ceroboh dalam melakukan seleksi pemilihan anggota Panwascam.

Dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Ketua Bawaslu Lampung Timur Uslih mengaku, pihaknya baru mengetahui anggota Panwascam Lampung Timur yang lolos seleksi itu, masih menjadi pengurus aktif Parpol.

“Itu bahan masukan, karena awalnya kami tidak tahu. Nanti kami akan lakukan klarifikasi,” kata Uslih kepada wartawan, Kamis (26/12/2019).

Saat ditanya bagaimana jika benar calon anggota Panwascam yang lolos seleksi tersebut masih aktif sebagai pengurus Parpol, Uslih menyebut tidak akan melantik yang bersangkutan sebagai Anggota Panwascam, tapi akan ditelusuri terlebih dahulu.

“Kami baru dapat informasi baru kali ini dan kami akan segera melakukan klarifikasi terhadap orang yang bersangkutan,” tegasnya lagi.

Saat ditanya lagi ada beberapa anggota Panwascam masih enggan mengundurkan diri organisasi yang berbadan hukum & tidak berbadan hukum. Uslih menjawab akan bertindak tegas, karena sudah merupakan sebuah himbauan yang sudah dicantumkan juga dipengumuman kelulusan calon Panwascam Lampung timur,” kata Uslih.

Bahkan informasi yang didapat media ini, bahwa ada tiga orang yang tidak dilantik dari tiga Kecamatan di Lampung Timur yakni Kecamatan Jabung, Pasir Sakti dan Kecamatan Braja Selebah, yang diduga terkait persyaratan yang fatal. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed