Headline Tulang Bawang Barat

Disdik Tubaba Baru Proses Oknum Guru PNS Tidak Aktif

foto: Khoiri
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Barat.

lintasberita.id- Setelah satu tahun berjalan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) baru memproses atas laporan salah satu Kepala Sekolah di Kabupaten setempat terkait tidak aktifnya oknum guru yang sudah berstatus Pegawai Negri Sipil (PNS) sejak tanggal 23 agustus 2018 lalu.

Melalui Suwardi, Kepala Bidang (Kabid) Kepegawaian di Dinas Pendidikan mewakili Budiman Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba mengatakan, pihaknya sudah memanggil kembali Kepala Sekolah tersebut untuk memproses adanya dugaan oknum guru PNS yang tidak aktif tersebut.

“Kita sudah panggil kembali Kepala Sekolah tempat dimana guru tersebut bertugas untuk tindak lanjutnya, setelah itu akan kita lekapi semua dokumen untuk diserahkan ke pihak Inspektorat Tubaba,” kata Suardi saat dijumpai diruang kerjanya. Kamis (5/9/2019)

Dirinya menambahkan, dalam proses itu akan di upayakan secepatnya untuk diserahkan ke Inspektorat setempat, mengingat polemik ini sudah berlarut-larut selama satu tahun yang lalu.

“Jujur saja saya malah baru tahu masalah ini, makanya sekang ini langsung kami proses. Soalnya surat yang katanya sudah di ajukan ke Dinas Pendidikan lalu tidak masuk ke meja saya. Yang pasti sekali ini harus diproses sesuai peraturan yang berlaku dan akan kami pantau terus tindak lanjutnya soalnya yang bersangkutan sudah berstatus PNS dan permasalahan ini sudah berjalan selama satu tahun,” tegasnya.

Menurutnya, sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku, seharusnya yang bersangkutan sudah bisa dikenakan sanksi berat hingga dilakukan pemecatan sebagai Pegawai Negri Sipil.

“Itu kan sebenernya sudah jelas dalam peraturan pemerintah itu, jika dalam satu tahun tidak masuk selama 46 hari tanpa alasan yang jelas bisa dikenakan sanksi pemberhentian dari status PNS, dan terkait gaji yang di isukan terus memgalir harus dipulangkan ke khas Negara. Namun dalam hal ini kita serahkan saja kepada Inspektorat sebagai instansi yang lebih berwenang, sebelum diajukan ke Bupati Tubaba bapak Umar Ahmad,” jelasnya. (Khoiri)

Add Comment

Click here to post a comment

+ 85 = 87

Lintas Berita di Twitter