Headline Kriminal

Dit Polair Polda Lampung Bekuk 3 Peropak

Tersangka Perompak saat akan dibawa ke markas Dit Polair.

foto: esam
Bandar Lampung, Lintasberita- Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Lampung berhasil membekuk tiga orang Perompak kapal nelayan di Pantai Timur Provinsi Lampung.

Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda Lampung AKBP Dodi Sanjaya mengatakan, bahwa ketiga tersangka yaitu SWR, MYN dan DD berhasil diamankan di tiga tempat yang berbeda.

“Kita amankan ketiganya di tempat yang berbeda, cukup jauh medannya yaitu di Teladas , Rawajitu Tulangbawang dan Desa Sumber Jaya Lampung Barat,” ungkapnya saat di Mapolda Lampung. Kamis, (13/9/2018).

Dodi menambahkan, pihaknya saat ini masih memburu empat orang tersangka lainnya yang saat ini masih buron. Selain itu, petugas juga sudah mengantongi indentitas para tersangka.

“Kita sedang buru mereka, kita juga sudah tau nama- nama keempatnya dan fotonya juga kita sudah ada,” terangnya.

Berdasarkan dari laporan, Lanjut Dodi. Bahwa korban perompakan tidak ada yang di lukai, melaikan hanya di ambil barang bawaannya saja.

“Tidak ada yang dilukai, mereka mengambil barang bawaan seperti rangsum, JPS, handpone dan hasil dari nelayan berupa ranjungan,” katanya.

Dari keterangan para tersangka, bahwa baru tiga kali melakukan perompakan. Namun dalam sekali beraksi, para tersangka bisa membajak kapal nelayan sebyak empat hingga lima kapal.

Tersangka SWR mengatakan, bahwa dalam melakukan aksinya, selalu menggunakan senjata tajam dan senjata api untuk mengancam korbannya.

“Kita pakai golok dan senjata api,” ungkapnya.

Tersangka juga mengaku, bahwa semua barang yang di dapatnya di jual kembali dan di bagi rata kepada rekan-rekannya.

“Senpi dibawa teman saya (Dpo). Biasanya dapat Rp 60 juta, terus di bagi rata,” katanya.

Dari tangan para tersangka, di amankan barang bukti berupa unit Speed Lidah MZ Yamaha 40 PK, beberapa unit handpone, kapak, dan beberapa helai baju.

Saat ini para tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan di ancam dengan pasal 439 KUHP (pembajakan di tepi laut) dengahan hukuman pidana penjara selama 15 tahun. (red)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

73 − = 67