oleh

Dua Pimpinan Ricuh, Rapat DPRD Pesawaran Dihentikan

Lintasberita.id- Beda pandangan antar pimpinan legislatif Kabupaten Pesawaran, berujung ricuh, dan rapat Pembahasan Penyesuaian Peraturan Bupati Penjabaran APBD Tahun 2020 dihentikan.

Kejadian tersebut bermula, saat adanya pembahasan masalah bantuan beras seberat 5 kg, bantuan dari Pemkab Pesawaran yang terdapat gambar Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang dinilai Ketua DPRD Pesawaran, M Nasir menimbulkan polemik di masyarakat.

“Saya kira ini saran, agar Pemda tidak melakukan tindakan yang menimbulkan polemik, mau itu ada gambar atau tidak, masyarakat Pesawaran tau kalau Dendi itu Bupati Pesawaran,” kata Nasir dalam rapat yang digelar di ruang sidang DPRD kabupaten setempat, Senin (27/4/2020).

Lalu, Faisaludin Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, menyampaikan bahwasanya apa yang dilakukan Pemda Pesawaran itu tidak membuat polemik, karena masyarakat itu tidak merasakan pentingnya gambar, yang penting hanyalah isi berasnya.

“Kalau masyarakat gak ada yang polemik, yang penting isinya, orang DPRD banyak 86 ke Dinas- Dinas masyarakat diam saja,” ujar Faisal.

Mendengar kata “86” tersebut sontak membuat Nasir menjadi emosi dan mempertanyakan kepada Faisal, apakah benar yang dinyatakan nya tersebut, selaku Ketua DPD dan anggota DPRD.

“Ngawur ini, catat teman -teman wartawan, kata Bapak Faisaludin DPRD positif 86,” jelas Nasir seraya menutup jalannya Rapat dan langsung dibantah Faisaludin bahwa ia tidak mengatakan positif.

Berdasarkan pantauan media ini di ruang sidang DPRD Pesawaran rapat yang digelar dalam pembahasan Penyesuaian Peraturan Bupati Penjabaran APBD Tahun 2020 dihentikan, lantaran adanya perselisihan antara Ketua DPRD Pesawaran, M Nasir dan wakil Ketua I, Faisaludin lantaran perkataan 86. (Im/Ref)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed