oleh

Dugaan Korupsi Dana Desa Kresno Widodo Masuk Ranah Hukum

Lintasberita.id- Inspektorat terus melakukan pemeriksaan terhadap persoalan di Desa Kresno Widodo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut disampaikan Aseva, Sekertaris Inspektorat, Kabupaten Pesawaran, Kamis (3/9/2020) saat di hubungi via telpon.

Menurutnya, saat ini Inspektorat bersama tim dari Polres Pesawaran sedang melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) di desa tersebut yang di lakukan Kepala Desa Suprapto.

Aseva mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap Suprapto, namun yang bersangkutan tidak pernah datang.

“Kalau Kades Kresno Widodo sudah kita periksa dan persoalan di desa tersebut sudah masuk ke Polres,” ujarnya.

“Ya kita sudah berapa kali melakukan pemanggilan tapi yang bersangkutan tidak pernah datang, namun hal tersebut tidak menjadi soal bagi kami, apalagi mendengar kabar dia kabur.Yang penting kami menjalankan prosedur saja,” tambahnya.

Diketahui, diduga menyimpangkan anggaran Dana Desa, Suprapto Kades Kresno Widodo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran menghilang dari rumahnya. Beberapa warga desa tersebut saat di wawancarai mengaku tidak mengetahui penyebab perginya Suprapto.

Deni warga Dusun Kresno Baru mengaku, dirinya hingga saat ini tidak mengetahui keberadaan Kades Suprapto.

“Kalau keberadaan kepala desa sekarang saya tidak tahu.Sudah dua bulanan inilah yang saya ketahui memang akhir akhir ini memang gak ada. Kayaknya kabur kaburan padahal denger denger sih dia mau mencalonkan lagi,” ujar Deni, Kamis (27/6).

Hal serupa di sampaikan Mujiman, warga Dusun Kresno Aji. Menurutnya keberadaan kades hingga sekarang belum di ketahui.

“Kalau keberadaan kades saya gak ngerti. Memang banyak yang nyari jangankan saya sebagai masyarakat katanya keluarganya sendiri juga gak tau perginya kemana,” kata Mujiman.

Terkait soal pelayanan Mujiman mengatakan bahwa untuk sementara semua di tugaskan kepada Sekertaris Desa (Sekdes).

“Kalau untuk pelayanan lancar lancar saja, karena walaupun gak ada Kades tapi ada Sekdes,” tambahnya.

Dirinya juga menambahkan kejadian tersebut di ketahui warga beberapa hari setelah Suprapto meninggalkan rumahnya.

“Katanya pergi nya malam hari setelah lima harian baru masyarakat tau kalau kadesnya udah pergi,” ungkapnya. (Im)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed