oleh

Dugaan Penggelapan Dana PIP, Oknum Kepsek SDN 1 Batu Badak Terancam Masuk Bui

Lintasberita.id- Dugaan penggelapan anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur nampaknya terus bergulir.

Melalui Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP- KPK) Lampung Timur, oknum Kepsek Yakup, S.Pd akhirnya dilaporkan ke Polres, Dinas Pendidikan dan Inspektorat setempat.

Sebelumnya, salah satu wali mirid memberanikan diri mempertanyakan anggaran PIP tahun 2018-2019 ke Bank BRI. Ternyata pihak Bank menyatakan jika semua dana PIP 2018-2019 dalam rekening (Buku tabungan Simpanan Pelajar “Simpel”) tersebut sudah di cairkan.

Dari situ, para wali murid beramai- ramai mendatangi oknum Kepsek dan menanyakan terkait anggaran yang digelontorkan pemeritah pusat tersebut, agar oknum Kepsek segera mengembalikan hak- hak dari anak- anak mereka.

Sementara itu, Dwi Astutik selaku Korwil di Marga Sekampung kepada wartawan mengayakan, bahwa wali murid juga menuntut Yakup S.Pd agar mundur dari jabatan Kepala Sekolah SDN 1 Batu Badak, lantaran para wali murid takut anak-anak mereka mengikuti jejak gurunya yang tidak baik.

“Jadi wali murid ini Yakup agar pak Yakup bisa menerima ganjaran yang sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Dwi Astutik.

LP- KPK Lampung Timur melalui Husin, menyatakan bahwa pada Kamis (23/7) dirinya mewakili warga desa Batu Badak dan dipercaya oleh para wali mirid telah melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

“Saya sudah ke Mapolres dan ke Dinas Pendidikan tentu juga terus ke Inspektorat. Untuk yang dari Mapolres sendiri keterangan dari pak Andre akan panggil pak Yalup hari Jum’at ini,” kata Husin.

“Untuk yang dari Dinas Pendidikan sudah diterima oleh pak Prapto selaku Kabid dan yang dari Inspektorat jelas pak Bambang mohon sabar lantaran sedang dalam proses,” jelas Husin.

Diberitakan sebelumnya, pada hari Rabu, (1/7), siswa -siswi yang mendapatkan bantuan PIP sebanyak 133, namun yang bisa realisasikan hanya 83, hingga menyisahkan sebanyak 50 lagi yang belum di realisaikan. Sehingga muncul dugaan dana PIP tersebut di gelapkan oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek).

Terkait permasalahan tersebut. Kamis, (2/7) seluruh wali murid berduyun -duyun mendatangi SDN Batu Badak untuk menemui langsung, Yakup S.Pd selaku Kepala Sekolah untuk meminta pertanggung jawaban terkait program PIP dari tahun 2018-2020 yang sampai sekarang belum direalisasikan.

Wali murid menduga, program PIP dari thn 2018-2020 yang belum terealisasi seluruhnya memang unsur kesengajaan dari oknum kepala sekolah tersebut untuk menggelapkan dana PIP.

Wali murid yang mayoritas Warga Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung, meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat agar Yakup S.Pd dipindahkan atau di non jobkan dari Kepsek SDN Batu Badak lantaran di pandang tidak sesuai dengan topoksinya selaku kepala sekolah.

“Dengan hormat kepada kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur agar bisa berlaku adil dan bisa menindak oknum Kepala Sekolah tersebut,” kata salah satu wali murid. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed