oleh

Eh.! Oknum Jaksa Kena Narkoba Ujungnya Di Rehab

Kasipenkum Kejati Lampung Agus Ari Wibowo

Lintasberita.id- Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Agus Ari Wibowo mengatakan ada sanksi pemecatan bagi setiap jaksa yang menyimpang seperti melakukan penyalahgunaan narkotika.

“Sanksinya ada tahapan mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Apalagi kalau narkoba bisa sampai pemecatan,” ungkapnya, Selasa (24/6).

Soal oknum jaksa Lampung Timur inisial R yang ditangkap Polda Lampung beberapa hari lalu dibenarkan oleh Ari. Dia juga mendapatkan informasi bahwa oknum Jaksa tersebut akan di rehabilitasi.

“Kalau ada perkembangan nanti kita informasikan. Kita sedang menunggu hasilnya dari BNNP,” katanya.

Dia menambahkan yang bersangkutan telah dilakukan pemanggilan dan sudah ada tindak lanjutnya. Untuk proses mendalam, pihaknya masih akan menunggu dari pihak BNNP.

“Saya menghimbau kepada jaksa lainnya untuk menjaga nama instansi karena kita penegak hukum yang seharusnya memberikan contoh,” kata dia lagi.

Sementara, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Tagam Sinaga menegaskan akan mengirim setiap pengguna yang ketergantungan panjang untuk di rehabilitasi ke Kalianda, Lampung Selatan.

“Oknum jaksa yang ditangkap Polda Lampung tergantung dari dokter kita nanti. Tapi kalau ketergantungan panjang kita akan kirim ke Kalianda,” katanya.

Tagam melanjutkan untuk assessmentnya sendiri sudah berjalan sejak semalam. Pihaknya saat ini tinggal menunggu hasil dari assessment tersebut.

Diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menangkap oknum jaksa berinisial R yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur usai gunakan narkoba di kediamannya di Way Halim, Bandar Lampung.

“R ditangkap pada Kamis tanggal 20 Juni 2019 lalu,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Shobarmen.

Shobarmen menjelaskan penangkapan tersebut berawal saat anggotanya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya seseorang yang melakukan penyalahgunaan narkotika.

“Informasi masyarakat ada orang menggunakan narkoba dan anggota kemudian menangkapnya,” kata dia.

Saat penangkapan lanjut Shobarmen, anggotanya tidak menumukan barang bukti berupa narkoba. Pihaknya hanya menemukan beberapa barang bukti seperti plastik kecil.

“Tidak ada narkobanya, hanya plastik saja. Tapi hasil tes urinenya positif dan kita gelar perkara hasilnya rehabilitasi,” kata dia lagi. (Eko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed