Kriminal

Empat Terdakwa Kasus Julal Beli Narkotika Golongan 1 Terancam “Mati”

foto: istimewa

Bandar Lampung, Lintasberita- Empat terdakwa Irfani (23) alias Ipan Syarif (67), Hayudin (34) dan Armansyah (45), keempatnya merupakan warga Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD) terancam hukuman mati dalam persidangan yang di gelar di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum Ilsye Heryanti mendakwa ke empatnya dengan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotka.

Dalam dakwaan primair dimaksud, keempat terdakwa melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum melakukan percobaan permufakatan jahat untuk menjual, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman.

Ini sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang narkotika sebagai mana dalam dakwaan dan ancaman hukuman dipidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama dua puluh tahun.

Sabu berasal dari Aceh milik Agus (buron), dia menyuruh terdakwa Irfani untuk mengantarkan sabu dengan berat 4 Kg. 2 Kg di antar ke Palembang dan sisanya di antar ke Jakarta.

Terdakwa Irfani tidak sanggup jika harus menganta barang seorang diri, kemudian Ia mengajak tiga rekannya dengan memberi upah perorangnya sebesar Rp10 juta.

Keempatnya berhasil di amankan saat melintas di wilayah lampung tengah oleh Direktorat Narkoba Polda Lampung dengan barang bukti 2 Kg yang berada di dalam mobil. (sam)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

− 3 = 1