Daerah

Gunakan Perbup, Pemkab Pesawaran Akan Tertibkan Warnet

Pesawaran, Lintasberita- Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait penertiban Warung Internet (Warnet) desa, hal tersebut diperlukan guna mengatur terkait ketentuan yang akan digunakan Pemerintahan Desa.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pesawaran, Syafe’i mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan penyusunan dan rencananya akan diterbitkan di tahun ini (2018).

“Ya, kita berencana akan membuat Perbup terkait dengan warnet, dan sekarang masih tahap penyusunan draf, mudah-mudahan tahun ini selesai kita terbitkan,”ujarnya, Minggu (4/3).

Menurutnya dalam regulasi tersebut, nantinya akan mengatur sejumlah hal, salah satunya adalah mengenai waktu operasional warnet.

“Di dalam Perbup itu nanti akan mengatur sejumlah hal diantaranya adalah akan memasukan soal jam operasi warnet, sebab, kita menginginkan warnet menjadi salah satu ladang untuk mencari informasi menambah wawasan dan warnet juga bisa digunakan oleh anak sekolah untuk memenuhi referensi tugas sekolahnya,” jelasnya.

Ia pun mengharapkan, warnet yang ada di Kabupaten Pesawaran dapat tumbuh dan beroperasi sesuai dengan ketentuan.

“Harapannya warnet – wanet yang ada, bisa berfungsi dengan fungsinya, tidak menggangu lingkungan, serta dapat berkembang sebagai media informasi dan tidak disalah gunakan dengan hal – hal yang tidak baik,” harapnya.

Sementara itu, pihaknya juga akan terus berupaya untuk mengakomodir kebutuhan jaringan telekomunikasi pada sejumlah daerah yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Ya, ini yang memang masih kita dorong, salah satu langkahnya adalah kita berupaya meminta bantuan pusat agar dapat mendirikan tower, dan alhamdulillah dalam waktu dekat tower akan didirikan di Pulau Pahawang yang kita ketahui jauh dari jangkauan akses internet,” tukasnya.

Diakuinya, Kabupaten Pesawaran sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi, khususnya guna mendorong sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Kabupaten Pesawaran ini kan potensi pariwisatanya sangat besar, inilah yang menjadi nilai jual kami untuk meyakinkan para investor di bidang provider agar mau berinvestasi di Kabupaten Pesawaran,” akunya.

Ia pun menginginkan, ke depan di Kabupaten Pesawaran tidak ada lagi daerah yang lolos dari jaringan telekomunikasi.

“Dengan masuknya investor melalui pembangunan tower, mudah-mudahan masyarakat daerah terpencil yang sulit jangkauan internet dapat teratasi, sehingga informasi pembangunan dapat diakses oleh daerah daerah pedesaan,” ucapnya.

“Sampai sekarang ini sudah ada 60 desa yang sudah aktif webnya terkoneksi dengan Kominfo dan Kementrian Kominfo, kita sudah membagikan 23 password untuk desa desa, tinggal menyusul sisanya, ini terus akan kita lakukan ke desa desa 148 desa, sehingga dapat terkoneksi semua ke Kominfo dan Kementrian Kominfo,” tutupnya. (red)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

+ 23 = 24