Daerah Kriminal

Hanya Dua Jam, Polsek Polsek Gunung Agung Berhasil Tangkap Pelaku Pencabulan

Polisi amankan pelaku pencabulan (ft.Khoiri)

Tulangbawang Barat, LB- WW alias YU (19),warga Kampung Gedung Meneng, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melakukan pencabulan terhadap siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih dibawah umur.

Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko, SH., mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH., mengatakan, bahwa pelaku ditangkap hari Selasa, (29/1), sekira pukul 21.00 WIB, saat sedang berada di Tiyuh (desa) Mulya Jaya kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Menurut Kapolsek, penangkapan terhadapa pelaku berdasarkan laporan dari Sukardi (61) warga Tiyuh Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tubaba yang merupakan ayah kandung dari korban GM (15).

“Aksi pencabulan yang dilakukan oleh pelaku WW alias YU terhadap korban GM, terjadi hari Selasa (29/1), sekira pukul 19.00 WIB, di areal perkebunan karet, Tiyuh Mulya Jaya kecamatan Gunung agung kabupaten Tubaba,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, bahwa saat itu ayah korban menanyakan kepada korban tentang pencabulan yang terjadi padanya, koban pun menjawab “ya”.

“Mendengar penjelasan dari anaknya tersebut, Ayah dan Ibunya langsung syok , kemudian langsung melaporkan kejadian yang dialami oleh anaknya ke Mapolsek Gunung Agung,” jelasnya.

“Berbekal laporan dari orang tua korban, petugas kami dengan cepat melakukan pencarian dimana keberadan pelaku. Tidak butuh waktu lama akhirnya pelaku yang masih berada di Tiyuh Mulya Jaya berhasil ditangkap tanpa perlawanan,” timpalnya.

Selain pelaku, petugasjuga menyitaan barang bukti berupa baju kaos warna hitam terdapat gambar Siger warna kuning, celana pendek volly warna hitam garis biru bertuliskan Asics Volley Ball dan pakian dalam milik korban.

“Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Gunung Agung, pelaku juga diancam dengan Pasal 81 ayat 2 Sub Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta dendan paling banyak Rp. 5 Miliar,” tutup Kapolsek. (Khoiri)

Add Comment

Click here to post a comment

+ 71 = 75

 

Lintas Berita di Twitter