Headline

HGU PT.HIM Diduga Dimanfaatkan Oknum Karyawan Untuk Ajang Bisnis

Tulangbawang Barat,  LB- Sejumlah titik lahan PT-Huma Indah Mekar (HIM) diduga dimanfaatkan oleh oknum karyawan untuk ajang bisnis pribadi. Terlihat dalam kurun waktu  terakhir,  sudah banyak lahan yang sebelumnya  kosong kini sudah ditanami singkong,  meskipun ditengah-tengah perkebunan karet.

Dengan dalil pohon karet yang sudah tidak lagi produktif, lalu oknum kariyawan PT-HIM tersebut  kemudian menebang dan sebelum ditanami pohon karet kembal,i lahan itu malah disewakan kepada masyarakat untuk ditanami singkong.

Menurut informasi yang didapatkan dari beberapa warga, dalam per-hektarnya disewakan senilai Rp.2 juta/tahun dan di tandatangani diatas materai. Padahal sudah sangat jelas menurut peraturannya dilarang melakukan aktivitas penanaman didalam lokasi HGU, sesuai dengan papan yang sengaja dipasangkan oleh pihak perusahaan hampir di seluruh wilayah lahan perkebunan karet.

Disitu terpampang jelas bahwa masyarakat dilarang untuk melakukan aktivitas penanaman liar dalam lahan HGU milik PT.HIM karena melanggar UU PA No 5 tahun 1960 dan PP No 40 tahun 1996 serta UU No 39 tahun 2014 pasal 107.

Sebelumnya salah satu pihak perusahaan melalui M. A Hadi pernah berjanji, bahwa Per- 1 September 2018 dirinya (Hadi), aktivitas penanaman singkong diatas lahan PT. HIM akan dikosongkan tanpa kecuali. Namun  kenyataannya di lapangan, hingga saat ini masih banyak lahan yang masih tetap ditanami.

“Saya selaku Manager PT. HIM  akan melakukan penertiban terhadap seluruh lahan tersebut,” kata Hadi pada saat itu.‎

Lebih lanjut Hadi mengakui,  penanaman singkong di areal HGU itu untuk mengisi kekosongan  sebelum adanya penanaman kembali oleh pihak perusahaan, sedangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan penanaman kembali cukup banyak,  sementara perusahaan saat ini bisa dikatakan divisit.

“Maka kita manfaatkan lahan untuk ditanami singkong dengan melibatkan masyarakat, namun jika ini akan menimbulkan masalah (Konflik) dikemudian hari, kita berjanji akan melakukan penertiban.” terangnya. (Khoiri)

Add Comment

Click here to post a comment

29 − = 24

 

Lintas Berita di Twitter