Headline

HMI Gelar Aksi Depan Gedung Dewan

Massa HMI unjuk rasa di depan gedung DPRD Prov. Lampung

foto: beni
Bandar Lampung, Lintasberita- Seperti yang diketahui, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) telah menembus angka Rp 15.029. hal tersebut mendapatkan respon dari berbagai kalangan seperti halnya para Mahasiswa.

Ratusan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bandar Lampung mengelar aksi di depan Gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung. Selasa, (18/9).

Meski di guyur hujan dan sempat terjadi saling dorong dengan anggota Banpol PP Provinsi Lampung, aksi massa bisa berjalan dengan damai.

Dalam rilisnya, HMI menganggap, pelemahan perekonomian tidak terlepas dari dampak kebijakan yang dilakukan pemerintah Republik Indonesia Kabinet Kerja Jokowi – JK, terutama rasio harga ekspor dan impor yang menjadi salah satu faktor mempengaruhi nilai tukar mata uang suatu negara.

HMI juga menganggap tidak hanya sektor ekonomi yang memprihatinkan, melaikan Indonesia dewasa ini juga dilanda krisis demokrasi. Hak untuk berpendapat dalam pasal 28 ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan bahwa “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”.

Keterbatasan mengemukakan pendapat ini berdampak degradasi kebhinekaan bangsa Indonesia, Kebhinekaan yang telah diajarkan sejak dini dengan harapan tertanam menjadi pilar bangsa malah terpinggirkan oleh kepentingan sementara.

HMI meminta kepada pemerintah untuk mengoreksi ulang kebijakan fiskal dan monemeter negara Indonesia. Pemerintah harus menghentikan proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari hutang negara.

Pemerintah membatasi impor dan mempermudah ekspor, Pemerintah harus menjaga etika sebagai pejabat publik dengan tidak mencampur adukkan antara kinerja pemerintah dan kepentingan partai politik.

Apabila tuntutan tersebut tidak dapat di realisasikan oleh pemerintah selama kurun waktu 30 hari, maka HMI mencatat secara jelas bahwa Jokowi – JK telah gagal sebagai presiden dan wakil presiden. (Beni)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

+ 10 = 12