Ruwa Jurai

Ini Kata Andi Surya Tentang Andi Arief

Anggota MPR/ DPD RI Andi Surya (ft.doc)

Bandar Lampung, LB-  “Andi Arief adik saya, karena ayahny  KH. Arief Mahya, adalah orangtua angkat saya. Saya prihatin atas peristiwa penangkapan Andi Arief. Keprihatinan saya lebih dalam karena memikirkan orangtua angkat saya Buya KH. Arief Mahya dan Ibu yang telah sepuh. Semoga beliau berdua dan seluruh keluarga besar dapat bersabar dan tawaqal menghadapi cobaan ini,” kata Andi Surya.

Andi Surya juga mengungkapkan, secara pribadi turut bersedih dan masygul atas peristiwa ini, karena  berharap Andi Arief dapat menjadi sosok anak muda Lampung yang mampu menerobos ruang-ruang politik nasional yang remang bahkan dalam keadaan tertentu ‘absurd’ di gemerlap demokrasi.

“Andi Arief, diakui maupun tidak, kita semua (rakyat Lampung dan warga Indonesia) telah disuguhkan tontonan politik yang asyik dan menggemaskan oleh kiprah, kreatifitas dan keberaniannya dalam mengungkap isu-isu kritis. Ini merupakan pergulatan politik nasional yang tidak semua politisi mampu dan berani memainkan peran seperti yang dipertunjukkan Andi Arief,” ungkap Andi Surya.‎

Oleh karenanya, terlepas dari aliran mana pun orientasi politik, sebagai orang Lampung, kita hormat dan menghargai atas kiprah dinamika yang telah dipertunjukkan Andi Arief dalam konstelasi politik nasional, terutama akhir-akhir ini.

Masih kata Andi Surya, bahwa Andi Arief, sesungguhnya salah satu dari sedikit tokoh Lampung yang potensial secara nasional, dia adalah representasi anak muda yang gelisah dan kritis menyikapi berbagai persoalan bangsa. Karakter dan tipikal yang melekat pada diri Andi Arief adalah pendobrak kemapanan, dia berusaha memecah tembok tebal sekat-sekat politik yang dijauhi politisi, dan dia bisa memainkan itu dengan talenta dan adrenalin politik yang deras mengalir dalam dirinya menuju keberanian dalam gulat demokrasi.

Lanjut Andi Surya, Dia memiliki kapasitas untuk menuju kampiun politik nasional mewakili Lampung. Dia telah banyak belajar menjalani kehidupan pribadi maupun sosial kemasyarakatan, dimulai ketika menjadi mahasiswa di UGM diwarnai pergulatan pemikiran ideologi sosial politik secara keilmuan dan selanjutnya menjadi aktivis yang kritis di masa orde baru. Di zaman SBY, Andi Arief menjadi orang terdekat sebagai staf khusus presiden, akhir-akhir ini menjadi corong partainya SBY dalam pergulatan masif menuju Pilpres 2019.

“Namun siapa pun bisa terpeleset dalam kehidupan, termasuk Andi Arief. Oleh karenanya, saya sebagai keluarga angkat tidak ingin berspekulasi dalam persoalan Andi Arief karena peristiwa ini belum sepenuhnya terbukti meski pun telah ada indikasi. Kita hormati proses hukum dan kita doakan terbaik untuk masa depan Andi Arief. Semoga kita semua mendapat hikmah atas peristiwa ini,” pungkasnya. (rls)‎

Add Comment

Click here to post a comment

19 − 11 =

 

Lintas Berita di Twitter