oleh

“Jalan Lapen Baru 6 Bulan” Warga Desa Tritunggal : Pasti Rusak

Lintasberita.id – Jalan lapen yang baru di bangun pada tahun 2020 yang berada di Desa Tritunggal, Kecamatan Waway Karya, Kabupataten Lampung Timur sudah terlihat rusak. Hal tersebut banyak di keluhkan warga setempat, masalahnya umur jalan lapen baru menginjak enam bulan.

Jalan sepanjang 1000 meter tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) hingga terindikasi adanya mark-up anggaran dalam penggunaan anggaran dana desa.

Selain itu jalan lapen diduga dikerjakan asal jadi, terlihat jelas saat ini sudah rusah dan berlubang , lapisan aspal terlihat sangat tipis, sehingga banyak lubang hampir merata dan berlumpur kembali seperti dulu lagi sebelum di lapen. Dasaran jalan seperti tanah dan batu onderlag bermunculan, tampak seperti hanya di siram abu batu tampa aspal.

Beberapa warga setempat mengatakan, bahwa jalan lapen tersebut baru di bangun tahun 2020, tetapi yang mengerjakan termasuk bukan orang sini, terdapat orang dari luar desa.

“Memang saya sudah melihat dari pertama, mereka menggelarnya sudah kelihatan enggak bakal lama lapen ini pasti rusak, ternyata buktinya sekarang benarsudah rusak. Sedangkan belum ada satu tahun dan kami terima kasih jika ada yang bisa membantu di desa ini, karna semua anggaran dari Pemerintah yang masuk di desa ini semua nya seperti enggak di terapkan dengan sebenarnya. Tapi kami orang kecil enggak bisa berbuat apa- apa,” kata seorang warga yang enggan disebut nananya. Kamis (1/7/2021).

Di tempat yang berbeda, senada dengan warga sebelumnya menceritakan saat pembangunan jalan lapen itu berlangsung.

“Saat itu kalau tidak salah pak Lurahnya (Kades,-red) meninggal, yang menggantikan sementara pak Sekdesnya Eka yang menjadi Pj. nya, tapi enggak tau lah mas. Namun untuk sekarang ini Lurah sementaranya pak Muryadi orang dari Desa Jemberana. Intinya jalan ini kurang bagus ,enggak seperti jalan lapen di desa desa lain yang tebel dan berkualitas,” jelas warga setempat.

Saat akan dikomfirmasi, Eka selaku Sekdes tidak ada di kediaman nya, media ini mencuba menghubungi melalui via telpon agar bisa memperoleh keterangan lebih lanjut, namun sangat di sayangkan telpon Sekdes tersebut tidak aktif . Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelsan yang sebenarnya apa lagi dari TPK sudah beberap kali kerumahnya namun susah di temui. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed