Bandar Lampung Kriminal

Jaringan Lapas, BNN Lampung Amankan 3 Kg Sabu dan 1200 Butir Ekstasi

foto: ekosam
Tersangka narkoba yang berhasil di amankan BNN Provinsi Lampung.

lintasberita.id- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung berhasil mengamankan tiga orang tersangka dalam pengungkapan tiga kilo gram sabu di Hotel Malaya, Rajabasa Bandar Lampung. Hal tersebut diungkapkan Kepala BNN Lampung Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari dalam Press Conference di Kantor BNN setempat. Senin (2/9/2019).

Ketiga pelaku yang berhasil di amankan yakni, Mukhlis (45) warga Kelurahan Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, Provinsi Aceh. Mariono (47) Kelurahan Bumi Waras, Telukbetung Selatan Bandar Lampung dan Sahrul Efendi (Napi) warga Gang Cendana, Kelurahan Bumi Waras, Telukbetung Selatan.

“Barang asal Provinsi Aceh itu kami gagalkan pada Kamis pagi tanggal 20 Agustus 2019 pukul 08.05 WIB,” kata Ery.

Menurutnya, bahwa sebelum penangkapan pihaknya mendapatkan Informasi akan ada barang (Narkboba,-red) dari Provinsi Aceh masuk ke wilayah Lampung. Berdasarkan informasi tersebut, anggota BNN langsung memonitor pergerakan para pelaku penerima barang di Jalan Ikan Julung, Kelurahan Bumi Waras, Telukbetung Selatan. Anggota dari BNNP Lampung lainnya juga memantau pintu masuk Bandar Lampung melalui Bundaran Hajimena dan Kedaton.

“Tersangka yang kita pantau yakni Maryono alias Blek. Keesokan harinya tanggal 20 Agustus 2019 pukul 07.10 WIB, tersangka Maryono keluar dari gangnya menggunakan sepeda motor menuju Rajabasa untuk melakukan transaksi dengan kurir asal Aceh yakni Mukhlis. Saat sampai di Rajabasa, tersangka Maryono masuk hotel Malaya yang ada disekitar Rajabasa,” ungkap Ery.

Saat berada di kamar 18, anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka Maryono dan Mukhlis, anggota juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga kilogram sabu yang dibungkus dengan teh Cina. Setelah itu anggota membawa kedua tersangka menuju kediaman tersangka Maryono untuk mencari barang bukti lainnnya.

Dari kediaman tersangka Maryono, anggota mengamankan barang bukti berupa pil ekstasi warna biru berbentuk domino sebanyak 1200 butir. Saat akan dibawa ke Kantor BNN Provinsi Lampung, tersangka mencoba kabur sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpukan dengan tembakan di kaki.

Setelah melakukan Interogasi terhadap tersangka mengakui, ternyata narkoba tersebut di kendalikan oleh Napi di Lapas. BNN kemudian berkoordinasi dengan pihak Lapas dan mengamankan Napi tersebut.

“Dalam perjalanan ke kantor BNN, Napi juga mencoba melarikan diri, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas yang mengenai bagian kaki. Menurut keterangannya, sabu dan ekstasi tersebut akan diedarkan di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya,” pungkas Ery. (Eko)

Add Comment

Click here to post a comment

45 − 35 =

Lintas Berita di Twitter