oleh

Kadisdukcapil Lamteng Ancam Pecat Pegawai Terbukti Pungli

Lampung Tengah,  LB-  Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Lampung Tengah, Sugandi mengancam akan memberikan sanksi pemecatan, bagi pegawai yang terbukti melakukan aksi pungutan liar (pungli). Hal itu dikatakannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/1/2019).

Ia mengaku telah berulang kali menyampaikan kepada seluruh pegawai Disdukcapil, untuk tidak terlibat dalam aksi pungli. Sejauh ini, ia juga belum menemukan ataupun menerima pengaduan, terkait pungli di SKPD yang pimpinnya.

“Saya tidak main-main, kalau ada pegawai yang terbukti terlibat aksi pungli, akan saya berhentikan bagi yang masih honor, bila dia pegawai ASN akan saya rekomendasikan, untuk pindah ke SKPD lain,” tegasnya.

Ditambahkan Sugandi, pada Disdukcapil juga tidak ada jual beli blangko kependudukan, baik berupa e-KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga ataupun blangko lainnya. Karena seluruh blangko tersebut, adalah kiriman dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), yang diberikan sesuai jumlah kebutuhan daerah.

Blangko tersebut diterima oleh Disdukcapil dan diberikan kepada pemohon, semuanya melalui proses penandatanganan brita acara serah terima barang. Yang semuanya telah ditetapkan sesuai peraturan, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah bersangkutan.

“Dalam proses penerimaan dan pengeluaran blangko, kita menggunakan berita acara, sesuai dengan aturan dari pusat dan daerah, tidak ada yang namanya jual beli,” jelas Sugandi.

Terkait isu yang mengatakan ada pembayaran dalam pencetakan e-KTP, Sugandi menghimbau kepada masyarakat pemohon, agar datang langsung ke Kantor Disdukcapil atau kecamatan, jangan melalui pihak ketiga (calo), untuk menghindari biaya atau ongkos oknum tersebut.
Selain itu, bila masyarakat datang langsung, semuanya akan jelas, karena petugas disana, selalu siap melayani dan memberikan penjelasan. Mulai dari awal proses hingga tercetaknya data kependudukan.

“Silahkan masyarakat pemohon datang sendiri, jangan melalui orang lain. Dan saya ingatkan, jangan sekali-kali memberikan uang apapun, kepada petugas ataupun pegawai,” tegasnya. (wjy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed