oleh

Kasus Oknum Anggota Resmob Polres Lampung Timur Masih Abu-Abu

Lintasberita.id- Anggota Paminal Propam Polda Lampung Rabu, (29/7) dikabarkan sudah turun ke TKP (Tepat Kejadian Perkara) terkait adanya oknum Anggota Resmob Polres Lampung Timur yang melakukan penangkapan terhadap pelaku Junaidi, namun tidak memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) hingga diduga terjadi insiden terhadap dua orang anak dibawah umur.

Herwandi, selaku orang tua angkat dari kedua anak dibawah umur yang dimaksud mengatakan, bahwa tiga orang yang mengaku sebagai Anggota Paminal Propam Polda Lampung datang kerumahnya dan menanyakan terkait permasalahan tersebut.

“Anggota Paminal Propam Polda Lampung ingin menemui dua anak saya yang ditodong senjata api oleh Anggota Polres Lampung Timur, namun tidak saya izinkan. Sebab kedua anak tersebut sudah dikuasakan kepada LPAI dan dan dalam pengawasan P3A,” kata Herwandi. Rabu (5/8).

Herwandi menduga, kedatangan Anggota Paminal Propam Polda Lampung tersebut lantaran adanya pemberitaan viral dari sejumlah media. Pasalnya, pihak keluarga belum pernah melaporkan kasus tersebut ke Propam Polda Lampung.

“Waktu itu juga, Anggota Paminal meminta bukti selongsong peluru yang ditemukan dilokasi penangkapan, karena pada saat hendak meninggalkan lokasi, oknum Anggota Polisi itu sempat membuang tembakan,” kata Herwandi.

Masih kata Herwandi, bahwa Anggota Paminal hanya menanyakan perihal kronologis penangkapan tersebut kepada keluarga yang menyaksikan penangkapan.

“Saya menjelaskan, bahwa penangkapan itu banyak sekali kejanggalan. Yang pertama, saat penangkapan mereka tidak menunjukan Sprin (Surat Perintah). Yang ke dua, saat mereka hendak membawa terduga tersangka, oknum anggota polisi tersebut tidak meninggalkan surat penangkapan, maka dari itu, saya mengganggap itu penculikan,” kata Herwandi.

Saat itu juga, salah seorang Anggota Propam menyampaikan bahwa mereka akan membantu keluarganya dalam penanganan kasus tersebut. Akan tetapi, hingga saat ini tidak ada kabar berita dari pihak Propam Polda Lampung terkait kelanjutan kasus yang melibatkan Korps Bhayangkara itu.

Diberitakan sebelumnya, oknum Anggota Polres Lampung Timur dilaporkan oleh Herwandi ke SPKT Polda Lampung didampingi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Timur, Kamis (30/7) lalu. Oknum Polisi dari anggota Resmob tersebut dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap dua orang anak dibawah umur. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed