oleh

Keluhan Premanisme Pasar Daya Murni, Kadis Koperindag Tak Banyak Komentar

Lintasberita.id- Ramai keluhan pedagang tentang adanya praktik premanisme di Pasar Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Kepala Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil (Koperindag dan UMK) Kabupaten Tubaba Drs. Khairul Amri enggan berkomentar banyak terkait adanya oknum yang disebut para pedagang Pasar Daya Murni sebagai preman yang kerap berulah mencari keuntungan pribadi dengan menekan para pedagang.

Dimintai tanggapannya saat berada di Pasar Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Jum’at (10/7/2020), Khairul Amri tidak mau berkomentar banyak. Ia hanya membantah keberadaan premanisme di pasar tersebut berdasarkan kroscek secara pribadi yang ia lakukan.

“Tidak usah lah, nanti terjadi seolah -olah berargumen, secara pribadi kita sudah cek langsung ke lokasi, nanti kita liat kalau benar- benar ada preman, tapi setahu saya berapa puluh tahun tidak ada yang namanya preman,” ungkap Khairul Amri dilokasi pasar.

Terkait pungutan sewa bahkan jual beli kios pasar milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab itu, Khairul Amri menyatakan akan mempelajari kegiatan yang bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tubaba tersebut.

“Terkait kwitansi nanti kita cek apa yang sebenarnya itukan peristiwa -peristiwa yang lama, nanti kita cek benar atau tidak terjadi pemerasan, kita akan pelajari dulu,” pungkasnya. (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed