oleh

Kemana Dana PUAP.?, Kasus Pupuk Subsidi Desa Pugung Raharjo Masuk Ranah Hukum

Lintasberita.id- Kasus pupuk bersubsidi di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur nampaknya sudah mulai masuk ke ranah hukum. Pasalnya, Warno salah satu pengecer pupuk bersubsidi yang melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi) mengaku telah diperiksa oleh penyidik Polres Lampung Timur.

Dalam kasus tersebut, selain mengecerkan pupuk bersubsidi melebihi HET, Warno juga diduga merupakan penampung pupuk bersubsidi dari luar Desa bahkan luar Kecamatan.

“Saya sudah dipanggil pihak penyidik dari Polres setengah bulan yang lalu, saya sudah menghadap dan sudah di sidik. Untuk selanjutnya Sumanto (Ketua Gapoktan,red-) yang di panggil penyidik Polres untuk di mintai keterangan terkait pupuk tersebut,” kata Warno, Selasa (25/8/2020).

“Selain itu ada dua orang lagi yang akan dipanggil yaitu si penjual, kalau saya sudah siap didalam segi apapun itu,” timpalnya.

Selain itu, Warno juga membeberkan terkait dana Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) dengan nilai Rp100 juta yang diberikan kepada Sumanto saat ini tidak jelas keberadaannya.

“Dana PUAP itu kalau tidak salah seratus juta, tapi sekarang sudah tidak tahu kemana, saya sudah pernah tanya dengan Sumanto karna dia Ketua Gapuktan, tapi jawabnya dipinjam si A sama B dan C, namun sampai sekarang kata Sumanto belum dikembalikan sama yang pinjam,” kata Warno.

Namun saat ditanya mengenai kelanjutan dari panggilan penyidik Polres Lampung Timur, Warno mengatakan jika dirinya mendapat informasi jika sudah selesai.

“Itu udah selesai mas kata Sumanto, tapi saya tidak tahu selesainya seperti apa, coba tanya sendiri sama Sumanto,” tutup Warno.

Saat dikompermasi di kediaman Sumanto atas keterangan dari Warno tetsebut, Sumanto enggan menjawab dan mengalihkan pembicaran kearah yang lain, dan meminta nomor ponsel wartawan media ini. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed