oleh

Kepala Staf Kormar Kunjungi Pratugas Pulau Terluar Prajurit Brigif 4 Mar/BS

Lintasberita.id- Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah bersama Asisten Operasi (Asops) Korps Marinir Kolonel Marinir Ahmad Fajar melakukan kunjungan ke Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Mar 8 Teluk Ratai, Sabtu (4/7/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka meyakinkan kesiapan personil yang sedang melaksanakan latihan pratugas pengamanan pulau terluar di Puslatpur 8 Teluk Ratai Lampung.

Personel yang tergabung dalam Satgasmar pengamanan pulau terdepan (Puter) XXIV wilayah barat tersebut adalah gabungan personel dari Batalyon Infanteri 7 Marinir dan Batalyon Infanteri 9 Marinir. Sedangkan tujuannya adalah untuk menjaga keutuhan NKRI khususnya yang berada di pulau-pulau terdepan.

Dalam kunjunganya, Kepala Staf Kormar memberikan semangat dan dukungan moril serta menyampaikan beberapa hal penting dalam pelaksanaan latihan.

“Penugasan ini merupakan Dharma Bakti kalian terhadap
negara, karena kalianlah yang menjadi perwakilan negara di garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. Komandan sangat bangga dan yakin bahwa kalian mampu melaksanakan tugas ini dengan baik, kalianlah nyawa dari Korps ini,” kata dia.

Kepala Staf Kormar juga menekankan sebelum berangkat ke daerah penugasan untuk memastikan kondisi terakhir pulau yang akan di tempati, karena kemungkinan fasilitas kebutuhan disana sangat minim seperti penerangan atau listrik, air bersih dan lain – lain, sebab penugasan ini di perkirakan sampai 9 bulan lamanya.

“Satgas Pam Puter ini merupakan salah satu pekerjaan yang paling penting yang harus dikerjakan oleh kita selaku warga negara Indonesia, karena dengan Satgas ini kita mampu melakukan deteksi dini apabila terjadi sesuatu hal yang akan membahayakan keutuhan dan kedaukatan NKRI,” jelasnya.

Kepala Staf Kormar juga berpesan agar prajurit dibekali dengan berbagai macam ketrampilan yang akan mendukung tugas meberikan peringatan sebelum menuju ke daerah operasi.

“Ditempat kalian bertugas nanti, tidak seindah apa yang kalian bayangkan, mungkin air kurang bahkan tidak ada alat komunikasi, tetapi inilah salah satu bentuk dharma bakti kita. Saya selalu mengatakan bahwa kami beruntung punya kalian yang tidak pernah berkeluh kesah. Selamat menunaikan tugas mulia, rakyat Indonesia menantikan dharma bakti kita,” pesannya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed