Kriminal

Khotimah Kecewa, Pembunuh Suaminya Hanya Dituntut Jaksa 10 Tahun

Bandar Lampung, Lintasberita- Sidang beragendakan Pledoi (Pembelaan) kasus pembunuhan Agus Irawan di parkiran mobil Golden Dragon Jalan Yos Sudarso Telukbetung Selatan Bandar Lampung pada 2013 silam kembali digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang, Kamis (8/3).

Namun, sidang oleh Majelis Hakim yang di ketuai oleh Ismail Hidayat, SH,MH, akhirnya ditunda lantaran penasehat hukum dari terdakwa Suherwin Alias Erwin Bin Muhammad Zen belum siap membacakan pembelaan kliennya.

Sebelumnya, dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparnan, SH terdakwa Erwin didakwa dengan pasal berlapis yakni Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 355 ayat (2) Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP.

Saat pembacaan tuntutan oleh Jaksa, terdakwa Erwin hanya di tuntut dengan pidana 10 tahun penjara, tentunya tuntutan tersebut sangat jauh lebih ringan dari pada dakwaan Jaksa sebelumnya.

“Fakta persidangan tidak terungkap, dan tidak ada alat bukti, jadi kami tidak bisa menerapkan pasal pembunuhan berencana,” ungkap Jaksa Suparman, SH saat di konfirmasi usai sidang.

Sementara Istri korban Khotimah, masih merasa kecewa terhadap tuntutan Jaksa yang bagi terlalu rendah. Menurutnya tuntutan tersebut kurang adil bagi dirinya dan anak – anaknya.

“Lima tahun semenjak kejadian, dia gak pernah ada basa-basi ke rumah, saya minta keadilan untuk anak – anak saya kaya mana, masadepan anak – anak saya kaya mana,” ungkapnya sembari menahan tangis.

“Kalau bisa hukuman 20 tahun atau seumur hidup, dia kan enak anak-anaknya masih bisa ketemu dengan orang tuanya, kalau anak saya kayamana, siapa yang ngejamin anak saya,” harap Khotimah.

Lanjut Khotimah, bahwa belum lama terdakwa datang bersilaturahmi kerumahnya, dan sempat memberikan sejumlah uang untuk anak – anaknya.

“Namun dipersidangan, hakim mengatakan uang tersebut uang santunan, kalau itu uang santunan besarnya 1 – 3 juta ya mending saya pulangin, lima tahun juga saya menghidupi anak-anak saya sendiri kan,” jelasnya.

Agus ditemukan bersimbah darah di pelataran parkiran mobil Golden Dragon, namun saat dibawa ke RS Bumi Waras Bandar Lampung, Agus sudah tidak bernyawa. (red)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

94 − 93 =