oleh

Kisruh Fasum Perum Permata Asri, Bongkar Gardu Sebut Bupati

Lintasberita.id- Kisruh tanah fasilitas umum (Fasum) di Perumahan Permata Asri, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan kembali memanas. Bukan hanya menjadi urusan Developer dan warga perumahan, diduga ada tangan- tangan pihak lain yang ikut campur urusan itu.

Seperti halnya campur tangan salah seorang oknum yang merupakan suami dari anggota DPRD yakni AS yang juga seorang pejabat di Lampung Selatan. Tidak hanya itu, untuk urusan pembongkaran satu gardu ronda yang diklaim oleh warga dibangun di tanah Fasum, AS sampai menyebut -nyebut Bupati.

Menurut salah satu warga yakni SP (30), bahwa sebelum terjadi pembongkaran, terlihat banyak orang- orang yang tidak dikenal berbaju LSM hendak menghancurkan gardu, namun saat masih bisa ditahan oleh salah seorang warga setempat yang berada di lokasi.

“Saat itu LSM tidak berani membongkar karena ada warga kita namanya Pak Anas, ketika datang suami dari Anggota Dewan yakni AS, dia memaksa untuk membongkar, dia bilang “saya yang tanggung jawab, sudah ada tembusan ke Bupati”, Pak Anas minta untuk tunggu warga tetapi dia tetap memaksa harus dibongkar, saat itu nyaris terjadi keributan,” kata SP, Senin (30/3/2020).

“Saat itu, Kepala Desa sempat meminta untuk menunda pembongkaran, namun AS tetap ngotot bahwa harus dibongkar. Kemudian saya langsung meninggalkan lokasi untuk memanggil ketua RT,” timpalnya.

Menurut keterangan warga di lokasi, bahwa ada Sertifikat Hak Milik (SHM) milik salah satu warga perumahan, di dalam denah lokasi tanahnya, menunjukan gardu tersebut adalah fasum. AS dengan tegas meragukan keabsahan sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) tersebut. (Sug/Har)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed