oleh

Korupsi Meubeler 2016, Kadisdik Pesibar Dilimpahkan Ke Lapas II B Krui

lintasberita.id- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) aktif, Kabubapten Pesisir Barat (Pesibar) resmi di limpahkan penyidik Kejaksaan Negri (Kejari) Liwa ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Krui terkait dugaan korupsi meubeler tahun angaran 2016. Kamis (9/1/2020).

Menurut Kasi Intelejen Kajari Liwa, Reza Kurniawan mendampingi Kajari, Juliansyah mengatakan, bahwasanya hal tersebut benar adanya bila Kadis aktif, Hapzi telah ditahan di Rutan klas IIB dalam rangka untuk mempermudah proses penyidikan.

“Sejauh ini, dia masih Koprative. Selain itu juga barang bukti sudah mencukupi sehingga kita lakukan penahan, guna untuk melakukan percepatan proses sidang,” ungkapnya.

Adapun kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp.643.950.719,- dalam praktek korupsi meubler SD dan SMP pada Disdikbud Pesibar tahun 2016. Selain itu, Hapzi diduga menyalah gunakan wewenang jabatannya.

“Tersangka disangkakan dengan pasal Premier, pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 jo pasal 18 UU RI No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagai mana telah di ubah dan ditambah dengan UU No 20/2001 tentang pemberantasan korupsi jo 55 ayat 1 dengan ancaman 20 tahun maksimal penjara,” jelasnya.

Selain itu, kata Reza. Untuk tahap pengembangan, kemungkinan ada dan sejauh ini tim masih fokus kepada pelimpahan dalam persidangan dan selanjutnya jika sudah selesai maka kita akan limpahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Wayhui Bandar Lampung.

“Sejauh ini kami masih fokus kepada pelimpahan dalam persidangan, sehingga tersangka bisa mendapatkan kepastian hukum dalam kasus tersebut, baik dari putusan hukumnya,” tandasnya. (Ton/Ko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed