oleh

LPA Pesawaran Melempem, Kasus Jari Putus Tirta Garden Kedondong Menggantung

lintasberita.id- Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pesawaran nampaknya mulai kendur alias melempem dalam menangani kasus yang menimpa Dio Aditya (14) warga Desa Margodadi Kecamatan Kedondong yang kehilangan salah satu jarinya saat berenang di kolam renang Tirta Garden di Desa Kedondong.

Nyatanya, terhitung sudah sepekan pihak LPA Kabupaten Pesawaran belum juga mendatangi rumah kediaman Dio, padahal sebelumnya Ketua LPA Kabupaten Pesawaran Evi Susina berjanji akan mengawal kasus yang menimpa Dio itu.

Saat lintasberita.id ini menghubungi Evi Susina melalui sambungan telpon untuk menanyakan terkait janjinya tersebut, yang bersangkutan tidak mengangkat Handphonenya.

Bahkan saat di tanyakan melalui Whatsapp Evi Susina tidak membalas pesan tersebut hanya terlihat di baca atau di Read.

Di ketahui, sebelumnya Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pesawaran Evi Susina yang juga anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Partai Gerindra berjanji akan mengawal kasus Dio bocah 14 tahun yang harus kehilangan jari kelingkingnya saat berenang di kolam berenang Tirta Garden yang berada di Desa Kedondong Kecamatan Kedondong.

“Nanti akan kita temui orang tua Dio, untuk menandatangani surat kuasa dalam menyelesaikan permasalahan ini, dan kita juga nanti akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk mengecek apakah kolam berenang tersebut memiliki izin atau tidak, karena kalau sudah ada pengunjung yang datang berarti kolam renang tersebut sudah beroperasi,” kata Evi Susina, Senin (2/12) lalu.

Diberitakan sebelumnya, kejadian naas yang menimpa Dio Aditia (14) siswa kelas 8 Mts Gunung Kaso warga Dusun Sidomulyo, Desa Margo Dadi, Kecamatan Way Lima, harus kehilangan jari kelingking tangan kanannya saat mengikuti kegiatan sekolah di duga akibat kelalaian pemilik kolam.

Namun hingga saat ini kasus tersebut bak hilang di telan bumi. Pemilik kolam renang Saukani seakan kebal hukum dan terkesan menyepelekan persoalan tersebut. Nyatanya hingga saat ini di duga tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan untuk menyelesaikan kasus tersebut. (imron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed