Pendidikan

Mahasiswa Darmajaya Buat Aplikasi Alat Musik Tradisional Lampung

foto: gambar (istimewa)

Bandar Lampung, Lintasberita – Lestarikan Alat Musik Tradisional Lampung, Suwarno Dwipa Putra berinisiatif merancang aplikasi visualisasi 3D pengenalan alat musik tradisional Lampung berbasis Android.

Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ini menerangkan, objek yang ditampilkan alat musik khas Lampung yaitu gamolan, gambus lunik dan alat musik penopang yang digunakan dalam kesenian hadra.

Menampilkan Objek 3D disertai dengan deskripsi, instrument beserta cara memainkan alat musik tersebut.
Penelitian ini dilakukan Suwarno sebagai tugas Skripsinya sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Komputer dari Program Studi Teknik Informatika IIB Darmajaya. Aplikasi ini dibuat berdasarkan informasi yang diperoleh dari UPTD Taman Budaya Lampung.

“Saya berharap aplikasi ini dapat menjadi media informasi yang menarik minat masyarakat untuk mempelajari dan mengetahui alat musik tradisional Lampung sehingga dapat melestarikan dan memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai kesenian daerah Lampung agar nantinya tidak tenggelam dan terlupakan oleh zaman,” ujar pria kelahiran 27 Juni 1992 ini.

Sementara itu, Ketua Prodi Teknik Informatika, Yuni Arkhiansyah M.Kom mengapresiasi aplikasi ini karena memanfaatkan teknik visualisasi 3D untuk media pembelajaran sehingga memberikan informasi kepada masyarakat tentang alat musik tradisional Lampung dalam kemasan yang menarik.

“Aplikasi ini dapat dikembangkan lagi, misalnya tidak hanya sistem Android tapi juga semua sistem operasi seperi windows phone atau ios. Kemudian, memberikan informasi yang lebih mendalam lagi dan melengkapi aplikasi visualisasi memaikan alat musik tradisional lampung pada smartphone,” sarannya.

Ia melanjutkan, Darmajaya membuka ruang bagi instansi pemerintah maupun swasta yang ingin mengembangkan penelitian mahasiswa dan dosen Darmajaya. Diungkapnya pula, Darmajaya concern mendukung para dosen dan mahasiswa untuk aktif kreatif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Tak jarang penelitian dosen dan mahasiswa Darmajaya memenangkan hibah dan mendapatkan penghargaan dari Kemenristek Dikti,” tandasnya. (*)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

97 − = 91