Daerah

Mangkir, 18 Oknum PNS Tubaba Bakal Kena Sanksi Berat

foto: sam

Tulangbawang Barat, Lintasberita- Sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkup Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang tidak masuk atau mangkir kerja pada Kamis (21/6) kemarin, bakal mendapat sanksi oleh Kementerian Aparatur Negara Birokrasi dan Reformasi (Kemenpan-RB).

Sebanyak 18 oknum ASN tersebut akan mendapat sanksi berat, yakni berupa penundaan naik pangkat atau penundaan mendapatkan kenaikan gaji berkala‎ selama setahun.

Hal tersebut diungkap Sekdakab Tubaba, Herwan Sahri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) seusai pelaksanaan apel perdana setelah cuti bersama, di lapangan upacara Pemkab Tubaba, Kamis (21/6) kemarin.

Menurut Sekda, upaya penertiban kedisiplinan terhadap ASN di Kabupaten Tubaba, pihaknya segera menerapkan sanksi berat berdasarkan aturan yang berlaku.

“Hasil sidak hari ini (kemarin, red) luar biasa, 75 persen seluruh ASN hadir, hanya masih ada ASN yang mangkir sejumlah 18 orang, menurut informasi berhalangan sakit namun tanpa keterangan dokter secara resmi‎, pastinya mereka akan diberikan sanksi berat,” ujar Sekda kepada wartawan melalui ponselnya.

Ditambahkannya, bagi pejabat struktural yang tidak masuk akan dikenakan sanksi tidak dapat naik pangkat selama satu tahun, sementara untuk staf akan diberikan sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun.‎

“Sanksi yang kita terapkan ini adalah sanksi berat dan mulai hari ini juga SK langsung kita keluarkan dan segera dilaporkan ke Menpan RB,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Tubaba, Pajril Hikmah saat dihubungi melalui telponnya membenarkan hal tersebut.

“ASN yang mangkir di hari pertama kerja berjumlah 18 orang, namun untuk secara rinci siapa saja adalah kewenangan dari pihak terkait dalam hal ini adalah BKD dan Inspektorat,” jelasnya. (*)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

34 − 30 =