oleh

Menyayat Hati, “Surat Ibu Untuk Aga” Sebut Tiga Nama

lintasberita.id- Meninggalnya Aga Trias Tahta mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lampung (Unila) pada Minggu (29/9) saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) organisasi pencinta alam, di Desa Cikoak, Tanjung Agung, Teluk Pandan, Pesawaran. masih menyayat hati.

Sebuah postingan di media sosial Facebook dengan pemilik akun Eka Thirta Maharani pada 1 Oktober 2019 berjudul SURAT IBU UNTUK AGA dengan gambar selembar kertas yang belum tau siapa penulisnya. Tulisan tersebut seperti keluh kesah dan kesedihan mendalam seorang ibu kepada anaknya. Berikut isi surat tersebut:

Surat Ibu Untuk Aga

AGA..

Ibu minta maaf karena dengan senang hati membantu Aga pergi ke tempat pembantaian, tak ada jurang 15 meter yang telah diakui sebagai tempatmu terjatuh, yang ada tangan-tangan setan yang mencabik-cabik tubuhmu, menyeretmu, memaksa kerikil dan batu untuk sama-sama membuat parutan di sekujur tubuhmu, namun luka-lukamu tak membuat mereka merasa ngilu.

AGA..

Mata mereka terbuka tapi mata hatinya tertutup, banyak yang mau bicara tetapi mereka dibungkam. Semua cari selamat. Mereka yang melihat tapi diam dengan bangga menjadi temannya.

AGA..

Allah tidak buta, tidak pula tidur, dia melihat semua, saat mereka merekayasa mengarang cerita penyebab kematianmu.

Ferdi, Sintia dan Bintang. Kalian cuma boneka karena kalian tidak punya hati, boneka tidak akan pernah menjadi seorang Ayah atau seorang Ibu..

AGA..

Tidurlah dengan tenang, tunggu hari peradilan, Insya Allah goresan luka dan titisan darahmu menghapus dosa-dosamu..

Di dunia, keluargamu berjuang mencari keadilan bagimu. Seandainya kami kalah tapi AGA pasti menang.

Dalam kolom komentar postingan tersebut beragam macam tulisan, namun rata- rata mengucapkan turut berduka dan ber bela sungkawa atas mininggalnya Aga Trias Tahta.

Namun ada juga komentar yang mengharapkan keadilan untuk di tegakan dan mengusut kasus tersebut sampai tuntas. Seperti komentar akun Winda Dwi Putri yang menulis komentar sebagai berikut:

“Ya allah tante winda nangis bacanya. Hati ikut sakit kecabik cabik. Tante semoga keadilan segera tegak . Winda syg tante dan keluarga. Tante yg kuat ya biar bisa ngusut kasus sampe tuntas”. tulisnya. (Eko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed