oleh

Miris, Oknum Polisi Polres Tuba Arogansi Pada Wartawan

Oknum Polisi diduga arogansi (baju putih dan baju merah)

lintasberita.id- Lima orang oknum anggota Polisi berpakaian preman diduga telah melakukan tindakan arogansi terhadap (AR) wartawan SKH Kupas Tuntas dan SY wartawan Medinas Lampung serta seorang rekannya yang sedang melaksanakan bertugas peliputan di Kabupaten Tulangbawang Barat. Kamis, (25/7/2019).

Sikap arogansi oknum polisi tersebut terjadi di Tugu Ratto Nago Busanding atau yang lebih dikenal Tugu Naga di Kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten,Tulangbawang Barat pada Rabu (24/7/2019) kemarin sekira pukul 17.00 wib.

Sejumlah oknum anggota Polres Tulang Bawang tersebut terus membentak-bentak dan memaki-maki wartawan, meskipun korban telah menunjukkan identitas serta mengenakan pakaian seragam media.

Menurut diantara beberapa oknum anggota Polisi tersebut, mereka terganggu karena ditegur oleh SY wartawan Medinas Lampung dengan cara tidak sopan.

“Kami lagi pengintaian, orang ini (SY) melintas lalu kembali lagi menanyakan dengan nada keras,” kata sejumlah anggota Polisi itu yang mengaku dipimpin oleh Toni.

Sementara menurut (SY) wartawan Medinas Lampung yang sedang bertugas meliput di Kabupaten Tulangbawang Barat, setelah dirinya melontarkan pertanyaan tiba-tiba mereka marah.

“Kami berdua dimarah-marahi, saya sudah tunjukkan Identitas dan juga saya memakai pakaian seragam Medinas Lampung, namun mereka tidak peduli, bahkan mereka menggeledah saya tanpa meminta izin terlebih dahulu,” kata dia.

Seketika itu, SY menghubungi AR wartawan SKH Kupas Tuntas yang bertugas di Kabupaten Tubaba dan setibanya dilokasi awalnya AR meminta agar SY menjelaskan terlebih dahulu pokok perkaranya.

“Maksud saya kalau memang salah, nanti minta maaf, tetapi, SY baru saja mau menjelaskan Toni langsung memotong pembicaraan SY dengan bentakan- bentakan,” ucapnya.

AR menjelaskan, jika dirinya juga sudah mengenalkan diri sebagai wartawan SKH Kupas Tuntas yang bertugas di Kabupaten setempat.

“Namun mereka tetap saja ngotot dan saya minta rekan SY mengambil gambar, mereka juga mengambil gambar baik foto maupun video, setelah saya mencoba telpon pejabat Polri, malah mereka pergi,” urainya.

Diketahui, ada 5 (lima) orang oknum anggota Polisi berpakaian preman yang mengaku bertugas di Unit Restik Polres Tulang Bawang (Tuba) itu mengendarai mobil minibus, dan belum diketahui ada atau tidak orang lain didalam mobil tersebut.

Sememtara menyikapi persoalan arogansi yang dilakuka 5 orang oknum anggota Polisi, Polres Tuba melalui Kabag Ops Kompol. Edi Syafnur mengatakan, bahwa terkait laporan rekan -rekan media atas 5 oknum Polisi yang diduga telah melakukan tindakan arogansi terhadap wartawan akan di tampung dan akan disampaikan kepada Kapolres.

“Nanti kita agendakan untuk duduk bersama untuk persoalan itu, kalau sekarang pak Kapolres lagi ada tugas luar, sebab teman-teman Media bagian dari mitra Polri yang tak bisa dipisahkan, oknum Polisi itu memang anggota baru pindahan dari Polsek yang bertugas dibagian Narkoba,” jelas Edy. Kamis, (25/7).

Lanjut Edy, pihaknya akan berkordinasi kepada pimpinan, dan jika oknum Polisi tersebut telah melanggar kode etik Polri, maka yang bersangkutan akan ditindak.

“Jika 5 oknum Polisi tersebut telah melanggar aturan kode etik Polri, maka akan kita beri sanksi. Mewakili bapak Kapolres Tulang Bawang kami mengaturkan permintaan maaf atas perlakuan yang dilakukan oleh anggota kami kepada Saudara kita (SY) wartawan SKH Medinas Lampung dan (AR,) wartawan SKH Kupas Tuntas yang telah mengalami insiden kemarin di Tugu Ratto Tubaba,” kata Edy. (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed