Daerah Headline

‘Negative Campaign Or Black Campaign’ Polda Lampung Intensifkan Patroli Cyber

Waka Polda Lampung Brigjen Pol. Teddy Minahasa (ft.eko)

Tanggamus, LB- Waka Polda Lampung Brigjen Pol. Teddy Minahasa SH,SIK.,  didampingin oleh Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol. Drs Yosi Ariyoso dan Kabidkum Polda Lampung Kombes Pol Hery Setiawan SH, SIK., Senin (4/3) Pukul 16.00 Wib melaksanakan Talk Show Dialog Interaktif menuju Pemilu Aman,Damai dan sejuk bersma KPU Provinsi Lampung, Ketua FKUB dan pengamat Pemilu Provinsi Lampung dengan mengusung Tema ‘Negative Campaign or Black Campaign’.

Dalam Talk Show Dialog Interaktif  tersebut, sebagai narasumber dari Polda Lampung yakni Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol. Drs Yosi Ariyoso‎, narasumber dari Komisioner KPU Profinsi Ibu Handi Mulyaningsih, dan Pengamat hukum/Politik Bpk DR Budiono .

Acara yang dilaksanakan di Islamic  Center Kota Agung itu dihadirin oleh Wakil Bupati tanggamus Hi A.M SYAFI SAg, Ketua perwakilan DPRD Tanggamus, Kasdim 0424/ Tanggamus,Kajari Tanggamus Dapit Palapa Duarsa, Ketua PN Tanggamus Ardi Wijayanto SH,Mhum, Ketua Pengadilan Agama Tanggamus Drs.H Asrori SH.MH, Perwakilan pemda pringsewu Ardi, Kajari Pringsewu Asef Sontani SH.MH, Ketua KPU Kab. Pringsewu dan Tanggamus, Ketua Bawaslu Kab. Tanggamus dan Pringsewu,Toko Masyarakat,Tokoh Partai Politik, Mahasiswa dan siswa SMA Kota Agung, dan para undangan .

Kombes Pol. Drs Yosi Ariyoso‎ saat Talk Show mengatakan, bahwa ‎ haras menghindari kampanye yang sering disebut Black Campain. Ia juga melihat momen yang luar biasa saat pertama  datang, melihat masyarakat,tokoh masyarakat Kota Agung datang dengan bergandengan tangan, ini menunjukan bahwa kita walau berbeda pendapat, berbeda partai, kita tunjukan bahwa kita bersatu.

Sementara, pendapat dri pakar Hukun/ Politik, bawa  sering dijumpai selama ini pesta demokrasi banyak masyarakat  ataupun oknum yang masih mengunakan Negative Campaign or Black Campaign. Itu bisa saja salah dalam  mengartikanya dan menyikapinya dan akan menyebabkan pidana. Untuk itu pihaknya menghimbau untuk berkampanye yang santun dan mendidik masyarakat.

Kemudian, pendapat dari Komisioner KPU Provinsi Lampung, yakni KPU sering menjumpai dan  menemukan yang namanya Negative Campaign dan Black Campaign, ia berharap tentunya kepada masyarakat  atau calon yang  akan berlaga baik secara pribadi ataupun mempunyai Kandidat, untuk menghindari dan menghilangkan Negative Campaign  atau pun Black Campaign. Dan pihaknya juga berharap para kandidat bisa bersaing sehat dan  bisa menyejukan pesta demokrasi.

Masih di tempat yang sama, Waka Polda Lampung Brigjen Pol. Teddy Minahasa SH,SIK.,‎ mengatakan, bahwa untuk menangkal hal-hal di atas, ‎ pihaknya melakukan langkah edukasi, bahwa  masyarakat harus diberi pendidikan pengetahuan wawasan terkait UU ITE, bahwa semua ada konsekuensi hukumnya dan terkadang dilakukan tidak dengan pengetahuannya.

“‎Selain itu kita juga lakukan dengan cara  Preventif dan Persuasif, kita lakukan dengan patroli Cyber, kita lakukan setiap hari selama 24 jam, untuk menangkal aksi- aksi provokasi, dan aksi Hoax, yang berdampak pada kerusuhan masal dan bersifat anarkis,” ungkapnya.

Kemudian, pihaknya juga akan melakukan penegakan hukum bagi para pelaku yang memang bisa kita tangkap, pihaknya juga tidak akan berpangku tangan meski telihat aman  saat proses pemilu,  namun pihaknya akan terus bekerja sesuai dengan Tupoksi (tugas pokok dan fungsi). (eko)

Add Comment

Click here to post a comment

1 + 1 =

 

Lintas Berita di Twitter